Alih Aksara dan Alih Bahasa Naskah Kuno; Kangkung (Ipomoea Aquatica Forsk.)

Kangkung bisa digunakan untuk jamu sakit Wasir dan lain lainnya. Kangkung banyak tumbuh di air, daun dan akarnya dapat digunakan untuk menenangkan dan membersihkan. Penderita sakit perut yang terus menerus karena sakit Wasir akan terbantu untuk sembuh apabila minum rebusan akar Kangkung. Caranya,  rebus akar kangkung sebanyak 5 buah dalam air dua gêlas tepok, sisakan segelas, minum di siang hari. Meskipun sudah  terasa membaik lanjutkan hingga lama karena perut yang sakit akibat wasir tidak dapat segera sembuh, dan akan berulang kambuh. Setelah sebulan setiap hari, kurangi menjadi dua hari sekali, setelah beberapa hari, minum seminggu dua kali dan kemudian seminggu sekali.

Akar Kangkung juga dapat digunakan sebagai obat pathèk. Caranya, rebus dengan dua cangkir air selama 10 menit. Selain cara itu bisa juga  5 buah akar Kangkung ditumbuk mentah dengan sedikit garam dan air lalu saring dengan kain halus. Ramuan ini akan lebih cepat menyembuhkan pathèk daripada seduhan airnya, namun bisa menyebabkan keluarnya semua pathèk dalam tubuh. Hal ini  sangat perlu untuk penyakit ini agar tuntas pengobatannya. Apabila tidak tuntas, maka akan berlangsung bertahun tahun untuk sembuh, bahkan bisa sampai tujuh tahun.

Adapun untuk mengobati luka yang ada adalah sebagai berikut, ambil prusi sacuil, dan harus sangat bersih. Tumbuk prusi hingga lembut tambahkan kaster oli hingga membentuk salep, semua luka dibersihkan dengan air rebusan akar pohon trêngguli, lihat (gambar no 59). Kapas yang telah dicelup dalam air trêngguli ditempelkan pada luka selama setengah menit agar bersih. Setelah itu oleskan salep tersebut di atas. Pembersihan luka harus dilakukan dengan sangat hati hati, karena kalau air yang digunakan untuk membersihkan tadi mengenai bagian lain, maka keesokan harinya akan timbul luka baru pada bekas air tadi. Setiap luka harus menggunakan kapas yang berbeda untuk membersihkannya, buang dan bakar kapas bekas pembersihan tadi karena pathèk sangat menular. Setelah dioleskan dengan salep ramuan, tutup dengan getah pohon pule agar luka tidak terkena angin dan menulari bagian kulit yang sehat. Apabila pule tidak bisa di dapatkan, gunakan getah pohon Gondhang (gambar no 60). Jangan makan segala macam makanan yang bersifat panas atau yang menimbulkan air seperti udang, ikan air tawar dan laut serta terasi. Agar darah menjadi bersih hanya konsumsi sayur mayur seperti postêlèin atau gêlang, ada pula postêlèin hutan  yang bisa dimakan, namun bagian isinya haruslah di buang karena tidak baik untuk usus. Demikian juga mengkonsumsi daun Kangkung yang bersifat membersihkan. Haruslah rutin mengkonsumsi buah asam, jeruk nipis serta pepaya.

Daun Kangkung baik untuk penderita sakit pating krêjot, terlebih penderita sakit kepala yang parah. Gunakan daun Kangkung sebagai sayuran. Perempuan yang sedang hamil haruslah banyak makan daun Kangkung ini karena sifatnya yang membersihkan dan menenteramkan. Apabila sakit kepala yang parah, tumbuklah daun Kangkung segenggam campur dengan garam dan sedikit air, saring airnya dengan kain halus dan minumkan. Apabila tidak dapat tidur akibat pikiran yang tidak nyaman, saya sarankan untuk makan banyak Kangkung namun jangan sertakan gagangnya karena sulit dicerna.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *