Alih Aksara Dan Alih Bahasa Naskah Kuno; Kayu Urip (Eupharbia Tirucalli L.)

Jamu sakit bubul dan lain lainnya. Kayu urip tidak memiliki daun, sering digunakan untuk pagar, getahnya sangat manjur, apabila getahnya mengenai mata meskipun sedikit dapat mengakibatkan kebutaan. Orang Madura yang jahat seringkali meneteskan getah ini pada mata binatang peliharaannya hingga menyebabkan binatang itu menjadi buta. Kepala yang terkena getah ini dapat menyebabkan luka yang memborok, yang dapat menyebabkan rambut menjadi rontok. Sebagai penawar, gunakanlah Minyak kemiri (Aleurites moluccanus), maka rambut akan tumbuh lagi.

Getah kayu urip ini juga dapat digunakan untuk mengeluarkan duri atau pecahan kaca nlusup (masuk) dalam tubuh. Kayu urip ini apabila direbus dapat digunakan sebagai obat yang baik untuk sakit bubulên, banyak sekali orang Jawa yang terkena penyakit ini, kadang juga menimpa orang Eropah. Bubul dapat tumbuh tiga hingga empat kali setahun, rasanya sakit sekali. Menurut pendapat saya penyebab dari penyakit ini adalah sakit pathèkên, atau korèng, yang banyak menimpa orang jawa, akan tetapi ruas (rosipun) dari pathèk inilah yang menimbulkan bubul. Bibit dari Bubul ini berada dalam darah, orang Jawa biasanya hanya mengobati bagian luarnya saja, namun tidak membersihkan darahnya. Jamu yang bagus adalah seperti yang tertera di bawah ini ramuannya.

Ambil Kayu urip yang masih segar kira kira beratnya 1 pon rebus dengan air 4 plès jênèwêr, sisakan separuhnya. Rendam kaki yang terkena bubul dalam air rebusan tadi dalam keadaan suam-suam kuku selama setengah jam. Keringkan kaki. Tumbuk prusi hingga halus, campur dengan putih telur. Lumurkan pada kaki terutama bagian yang terkena bubul. Diamkan hingga benar benar kering, balut dengan kain. Cukup lakukan boreh ini sekali saja dan akan tampak hasilnya, kaki akan sembuh. Selama tiga bulan harus meminum air rebusan kêtèpèng Cina 2 ranting kecil, 7 iris têmulawak, yang dicampur dalam air sagêlas tepok sisakan separuhnya. Minumkan ramuan ini sebelum perut terisi apapun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *