Alih Aksara Dan Alih Bahasa Naskah Kuno; Pohon Dhuwêt (Syzygium Cumini)

Obat Gula Buah Duwêt ini dapat dimakan, namun jangan terlalu banyak karena akan dapat menyebabkan sakit panas karena buah ini mengurangi buang air kecil (anyêndhêtakên têtoyan). Apabila sakit Gula, maka bagian buah, biji buah, babakan bunga serta daunnya dapat digunakan sebagai obat agar tidak terlalu banyak buang air kecil.  Yang paling bagus digunakan sebagai obat adalah pohon dhuwêt hutan.

Adapun cara meramunya adalah sebagai berikut; 9 lebar daun duwet, apabila daunnya lebar cukup 7 lembar saja, 2 potong babakan duwet dengan panjang satu jari, apabila bisa mendapatkan, bunga atau kuncup bunganya sebongkol dengan isi 6 buah. Cacah hingga lembut, apabila sudah ada kuncup atau bunga, babakan dapat dikurangi satu potong. Rebus semuanya dalam 3 gêlas tepok air, sisakan separuhnya, setelah dingin, minumkan di siang hari.

Sulit bagi saya untuk menjelaskan mengapa tanaman Widara upas (baca bagian Widara Upas) lebih baik untuk pengobatan sakit Gula. Namun semua itu tergantung pada keadaan si sakit, yang perlu juga diketahui adalah sudah berapa lama si sakit menderita penyakit tersebut. Sebelum mengobati pasien Gula, akan lebih baik apabila memeriksakan ke dokter yang lebih tahu, untuk dapat mengetahui makanan dan minuman apa saja yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi.

Isi, Babakan serta buah Duwêt ini dapat dikeringkan. Beberapa orang, menggoreng sangan bijinya seperti kopi lalu direbus. Namun pengobatan dengan cara ini kurang baik karena akan menyebabkan sulit buang air besar dan menyebabkan panas dalam.

Anak anak usia 12-14 tahun bahkan lebih, ada yang mempunyai kebiasaan jelek, yaitu mengompol di tempat tidur di malam hari. Hal ini harus diobati dengan 4-5 atau bisa lebih tergantung umur anak, biji buah Duwet yang di tumbuk halus. Bungkus hasil pipisan dengan  daun pisang, setelah sebelumnya di campur dengan Adas manis, sedikit garam dan 2 sendok tèh. Kukus bahan bahan itu sebentar, minumkan pada anak sekitar jam 5 sore. Untuk anak anak balita, juga dapat menggunakan reramuan berikut. 7 biji Duwêt, sepotong kecil gula kelapa direbus dalam 2 cangkir air sisakan separuhnya. Sebelum direbus, cacah hingga hancur isi duwet tadi.

Babakan pohon Duwêt oleh orang Jawa juga digunakan sebagai obat pampêt sakit perut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *