Analisis Pasar Wisata Kota Semarang

Secara global industri pariwisata telah menjadi salah satu sektor ekonomi terbesar dan merupakan sektor jasa dengan tingkat pertumbuhan paling pesat di dunia saat ini. Selain itu, pariwisata menjadi sektor yang tumbuh secara massif. Tren perkembangan pariwisata dunia saat ini menjadikan pariwisata sebagai kebutuhan psikologi dan gaya hidup (lifestyle). Berbagai organisasi internasional seperti PBB, Bank dunia, dan World Tourism Organization (WTO) telah mengakui bahwa pariwisata merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia terutama menyangkut kegiatan sosial dan ekonomi. Prospek pariwisata dunia ke depan begitu menjanjikan dalam pendapatan perekonomian negara.

Prospek yang sangat strategis tentu menjadi peluang bagi Indonesia sebagai negara yang memiliki kekayaan alam melimpah dan budaya yang sangat beragam. Maka, pengembangan pariwisata harus dilakukan secara serius, terarah dan profesional agar pengembangan dan pemanfaatan aset-aset pariwisata Indonesia dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan peran sektor pariwisata sebagai andalan pembangunan di masa depan.

Salah satu Provinsi yang memiliki keberagaman pariwisata yaitu Provinsi Jawa Tengah, letaknya cukup strategis karena berada di daratan padat di Pulau Jawa, diapit oleh dua Provinsi besar Jawa Barat dan Jawa Timur, kemudian berbatasan langsung dengan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta di sebelah selatan dan Laut Jawa di sebelah utara. Luas wilayahnya 34.548 kmĀ², atau sekitar 28,94 % dari luas pulau (termasuk Kepulauan Karimunjawa). Dengan topografi seperti diatas tidak heran jika Jawa Tengah memiliki potensi wisata yang sangat beragam jenis.

Kota Semarang sebagai Ibukota Provinsi Jawa Tengah sekaligus kota metropolitan terbesar kelima di Indonesia setelah Jakarta, Surabaya, Medan dan Bandung tentu mempunyai banyak potensi yang bisa dikembangkan. Kota Semarang secara geografis dan sosiologis memiliki daya tarik pariwisata dengan karakter dan keunikan tersendiri dibandingkan dengan kota kota lainnya di Indonesia. Kota Semarang memiliki kondisi geografis mulai dari daerah perbukitan sampai dengan daerah pantai sehingga memiliki potensi alam sebagai destinasi pariwisata bila dikelola dan dikembangkan dengan baik.

Kota Semarang merupakan kota multikultural yang terdiri dari berbagai macam etnis. Hal tersebut membuat Kota Semarang memiliki potensi seni budaya yang berlatar belakang pilar seni budaya masa lalu yag membentuk peradaban seni budaya Kota semarang saat ini yaitu Jawa, Cina, Arab dan Belanda dan apabila dikembangkan dapat menjadi daya tarik wisata yang mampu meningkatkan kunjungan wisata baik wisatawan nusantara maupun mancanegara sekaligus mampu menjadikan Kota Semarang menjadi salah satu destinasi wisata nasional,regional asia bahkan internasional.

Kami selaku konsultan pariwisata mengucapkan terimakasih kepada Instansi terkait atas kepercayaan dan kerjasamanya. Demikian artikel penelitian pariwisata ini disusun, semoga bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam pembangunan pariwisata setempat.

Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di 081232999470.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *