Arsitektur Industrial

Desain arsitektur merupakan desain yang terus berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Umumnya beberapa tren berkembang pada kurun waktu 10-20 tahun yang kemudian menyesuaikan tren pada zamannya. Namun tren yang cukup lama populer yaitu desain arsitektur industrial.

Desain arsitektur industrial adalah gaya desain interior yang terinspirasi dari pabrik industri pada abad ke-19 di eropa. Sejarah konsep industri sendiri memang diambil dari pengalaman orang eropa yang sering menggunakan kembali bangunan pabrik-pabrik yang sudah terbengkalai. Pada saat itu orang membiarkan bangunan pabrik tanpa diubah sedikitpun, sehingga desain bangunan yang tercipta yaitu seperti bangunan yang masih belum terselesaikan. Penggunaan material yang diekspos menambah kesan unik tersendiri pada bangunan.

Konsep gaya arsitektur industrial pada penerapannya menggunakan elemen-elemen warna mookrom yang terkesan klasik. Penggunaan materialnya pun mengambil penggunaan material pada bangunan industri, seperti baja, batu bata, kaca, dan aluminium. Bangunan dengan gaya industrial biasanya tanpa menggunakan finishing untuk menunjukkan material aslinya.

Berikut ciri-ciri arsitektur industrial

  • Desain ala industri ini sangat mengedepankan desain bangunan dengan kesan yang kasar dan tampak seperti proses pembangunan yang masih belum selesai. Desain tersebut seolah menjadi sebuah komposisi yang menarik antara desain rustic dan kontemporer yang diberikan sentuhan pabrik yang kasar.
  • Elemen paling utama yang bisa dilihat dari desain industrial adalah dalam mengekspos seluruh aspek yang ada pada sebuah bangunan, yang dimana pada desain konsep lain akan mencoba untuk menyembunyikannya dari pandangan mata. Konsep ini seolah membuat bangunan menjadi tampak terbuka, lengkap dengan seluruh pengkabelan yang bisa dilihat oleh mata telanjang.
  • Memanfaatkan berbagai benda-benda atau furniture yang terbuat dari besi layaknya sebuah pabrik untuk semakin memperkuat elemen yang ada.
  • Dinding atau tembok yang terbuat dari bata tanpa adanya finishing sama sekali dan tampak seperti sebuah konstruksi yang masih belum selesai. Desain yang terekspos ini juga biasanya bisa dipadukan dengan berbagai kolom berukuran besar yang terbuat dari baja untuk semakin mempertegas elemen yang ada.
  • Lantai yang terbuat dari semen yang dipoles dimanfaatkan untuk membuat tampilan industrial menjadi lebih terlihat nyata dan menarik.

Desain arsitektur industrial merupakan desain yang terlihat cukup sederhana karena hanya menampilkan material alaminya, namun hal seperti itulah yang membuatnya menjadi lebih unik. Tidak menggunakan material yang terkesan mewah

Kami selaku konsultan pariwisata mengucapkan terimakasih kepada Instansi terkait atas kepercayaan dan kerjasamanya. Demikian artikel penelitian pariwisata ini disusun, semoga bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam pembangunan pariwisata setempat.

Kata kunci: Konsultan pariwisata, penelitian pariwisata, kajian pariwisata

Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di +62 812-3299-9470

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × 4 =

Latest Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.