Batik Sari Makara Uneng

Motif batik Sari Makara Uneng ini diambil dari naskah Langen Wibawa milik Pura Pakualaman. Naskah Langen Wibawa mengisahkan tentang kemolekan penari pakualaman. Naskah ini lalu dituangkan dalam motif batik Sari Makara Uneng dengan gambar gunung, perempuan bertubuh udang dan kupu-kupu. Motif ini menggambarkan perjalanan para penari sejak dari gunung dan menyesuaikan adat istiadat di dalam istana. Batik dengan motif Sari Makara Uneng dibuat untuk tarian Sari Makara Uneng, sebuah tarian yang panjang. Motif ini memiliki panjang paling besar yaitu tiga setengah meter. Pembuatan batik bermotif Sari Makoro Uneng ini membutuhkan waktu selama 6 bulan dengan panjang 3,5 meter. Batik ini  digunakan saat acara besar di Pura Pakualaman seperti gelar budaya,  dan tidak dipakai untuk sehari hari, namun hanya untuk pertunjukan tari di Pura Pakualaman.

Motif batik ini merupakan salah satu unsur gambar wedana renggan Sujalma Sari Makara Uneng yang melukiskan Srimpi Nadheg Putri. Wedana renggan yang terdapat dalam naskah Langen Wibawa itu menceritakan kemolekan para penari istana Pakualaman, Naskah memuat keagungan tari-tarian kesukaan Kangjeng Gusti Paku Alam I-IV.

Unsur Wedhana renggan Sujalma Sari Makara Uneng ditandai dengan gambar gunung, perempuan bertubuh udang dan kupu-kupu. Arti kata Sujalma Sari Makara Uneng, Sujalma ‘manusia’, sari ‘indah’, makara ‘udang’, uneng ‘kasmaran’, adalah perempuan bertumbuh indah yang membangkitkan rasa kasmaran. Gambar kupu-kupu dimaknai sebagai proses, ‘metamorfosa’ perempuan dari gunung menjadi putri penari istana. Srimpi Nadheg Putri dengan Wedana Renggan Sujalma Sari Makara Uneng menggambarkan proses pendidikan perempuan penari sejak mereka dibawa dari gunung, penyesuaiannya dengan adat-istiadat di dalam istana, dan perubahannya menjadi perempuanpenari yang berpembawaan halus,sopan,luwes, lembut, dan cepat tanggap. Dengan karakter itu dan didukung oleh wajah yang rupawan sang penari dirindukan banyak orang (G.K.B.R.A.A Paku Alam: 2013).

Kami selaku konsultan pariwisata mengucapkan terimakasih kepada Instansi terkait atas kepercayaan dan kerjasamanya. Demikian artikel penelitian pariwisata ini disusun, semoga bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam pembangunan pariwisata setempat.

Kata kunci: Konsultan pariwisata, kajian pariwisata, RIPPARDA, Bisnis Plan.

Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di +62 812-3299-9470.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *