Berwisata & Belajar Sejarah di Desa Wisata Tembi

Desa Wisata Tembi merupakan salah satu desa wisata yang berada di Kabupaten Bantul. Tepatnya di jalan parangtristis KM 8,5 Dusun Tembi, Desa Timbulharjo, Kecamatan Sewon, Bantul. Desa Wisata Tembi mempunyai potensi keindahan alam dengan dikelilingi persawahan yang luas, dan pohon-pohon yang alami. Selain itu di Desa Wisata Tembi masih terdapat bangunan-bangunan asli jawa seperti joglo yang mempresentasikan otentitas budaya jawa yang saat ini digunakan sebagai rumah atau penginapan. Saat ini ada beberapa kerajinan yang dikembangkan oleh masyarakat, seperti batik tulis, kerajinan dari bambu, kayu atau daun pandan. Ini menjadi daya tarik utama dalam mendatangkan wisatawan baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Wisatawan yang berkunjung ke desa wisata Tembi dapat mengikuti proses pembuatan kerajinan-kerajinan tersebut seperti cara membatik dan cara membuat kerajinan tangan dari daun pandan.

Selain kerajinan yang dikembangkan oleh masyarakat, di desa wisata Tembi juga menyediakan fasilitas homestay yang disediakan untuk wisatawan yang berkunjung dan menginap di desa wisata Tembi.Wisatawan yang datang ke desa wisata Tembi dari berbagai elemen seperti wisatawan mancanegara, wisatawan lokal, study tour, bagpacker. Adapun fasilitas-fasilitas yang disediakan untuk menunjang kegiatan wisatawan di desa Tembi selama tinggal seperti sepeda, tempat ibadah, peta desa wisata sebagai petunjuk wisatawan. Adapun akses untuk menuju ke desa wisata Tembi mudah ditempuh baik dari segi jalan yang bagus, alat transportasi yang memadai dan layak untuk wisatawan dan penunjuk arah dari kota sampai ke Desa Wisata Tembi. Sehingga sudah mampu dan layak untuk mendatangkan wisatawan.

Desa Wisata Tembi sudah terbentuk organisasi kelompok sadar wisata (POKDARWIS) sebagai organisasi masyarakat lokal untuk mengelola desa wisata tersebut. Dengan adanya desa wisata diharapkan mampu menumbuhkan perekonomian masyarakat dan masyarakat sebagai pengelola dalam pengambil keputusan (subjek) dalam segala kebijakan dan bukan sebagai penonton (objek) dalam industri pariwisata yang ada.

Kawasan Tembi pada awalnya terkenal karena kawasan tersebut sering digunakan sebagai lokasi shooting film. Para artis maupun kru film yang pernah menggunakan lokasi seringkali datang kembali ke lokasi tersebut untuk bernostalgia dan menginap di rumahrumah penduduk yang bersuasana sangat khas pedesaan, ada pula untuk wisata umum, maupun untuk berbisnis kerajinan sehingga membuat Desa Wisata Tembi hanya ramai pada saat-saat tertentu saja, seperti saat ada event tertentu atau saat musim liburan.

Tembi pada awalnya adalah desa agraris yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani terlihat dari sawah yang masih ada di sekeliling Desa Wisata Tembi, tetapi dewasa ini hampir sebagian yang masyarakat disana beralih fungsi sebagai pengrajin, walaupun tidak semua memiliki galeri pengrajin tetapi tidak sedikit yang bekerja di galeri pengrajin mulai dari remaja sampai orang dewasa. Terutama setelah masuknya Out Of Asia (OOA) pada tahun 1993, perusahaan yang didirikan oleh Warwick Purser dengan melibatkan penduduk sekitar, ke Desa Wisata Tembi yang membantu dalam memasarkan hasil kerajinan keluar kota bahkan sampai keluar negeri. Kerajinan yang mereka hasilkan banyak memanfaatkan dari bahan-bahan alami seperti pelepah daun pisang, enceng gondok dan daun untuk anyaman, lalu ada batik baik batik tulis maupun batik cap, serta kerajinan tenun dengan hasil yang beragam seperti baju, tas, tempat tisu, vas, kaca cermin, office set, meja, rak, dan sebagainya yang berpotensi untuk digunakan sebagai perabotan didalam bangunan ataupun digunakan sebagai ornamenornamen pada bangunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *