Bromo Tengger Semeru: Destinasi Sunrise Para Wisatawan

Bromo Tengger Semeru: Destinasi Sunrise Para Wisatawan – Bromo merupakan gunung yang berada di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Gunung Bromo adalah bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, yang sangat terkenal di Indonesia. Gunung Bromo pada awalnya muncul dari letusan dahsyat Gunung Tengger, yang membentuk kaldera berdiameter lebih dari 8 kilometer. Sehingga, namanya sekarang terkenal sebagai Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Wisata Gunung Bromo selalu menawarkan pemandangan menarik turis dalam dan luar negeri. Bromo menawarkan sensasi luar biasa yang tidak dimiliki tanaman lain di Indonesia. Banyak dan ratusan orang setiap hari datang ke Bromo untuk menikmati kemegahan pemandangannya. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa wisata Bromo menawarkan pemandangan alam yang indah, unik, dan menyegarkan. Tempat wisata Bromo terdiri dari berbagai keindahan alam yang khas dari gunung-gunung tersebut. Para wisatawan juga disuguhkan atas pemandangan yang sangat indah dan megah seperti perbukitan yang menghijau dengan rumput savana, lautan pasir yang luas, dan menikmati matahari terbit dari puncak gunung yang menakjubkan.

Terdapat beberapa spot sunrise  yang banyak digandrungi oleh para wisatawan. Penanjakan merupakan titik tertinggi di mana pemburu sunrise Gunung Bromo dapat melihat matahari terbit  secara langsung di Gunung Bromo di atas ketinggian 2.770 MDPL/ Sangat mudah untuk sampai ke lokasi ini dari pintu masuk Wonokitri, Kabupaten Pasuruan. Wisatawan diminta untuk mengenakan pakaian hangat serta syal, jaket, sarung tangan, dan aksesori lainnya jika mereka ingin menyaksikan sunrise dari Penajakan satu. 

Kemudian yang kedua terdapat Seruni Point, juga disebut sebagai spot Pananjakan 2, berada di ketinggian 2.400 MDPL. Salah satu ciri khas Seruni Point adalah puranya yang berada di latar belakang Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Lautan pasir Bromo tampak luas dari Seruni Point. Wisatawan juga dapat melihat Puncak Mahameru, kawah Gunung Bromo, dan Gunung Batok. 

Selain itu, terdapat Bukit Cinta yang merupakan tempat untuk melihat matahari terbit di Bromo. Kawasan ini juga yang disebut dengan Penanjakan 3, berada di atas ketinggian 2.680 MDPL, Bukit Cinta ini mempunyai pemandangan yang sama dengan Penanjakan 1 dan Seruni Point. 

Baca juga : Fakta – fakta Unik yang Membuat Indonesia Luar Biasa 

Demikian artikel penelitian pariwisata ini disusun, semoga bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam pembangunan pariwisata setempat. Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di (0812-3299-9470).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *