Community Based Tourism Sebuah Konsep Wisata Kontemporer

Community Based Tourism Sebuah Konsep Wisata Kontemporer – Pariwisata berbasis masyarakat (Community Based Tourism/CBT) merupakan sebuah ide tentang cara mengembangkan pariwisata yang sesuai dengan tujuan pariwisata berkelanjutan dengan mengedepankan partisipasi aktif dalam masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan mereka dengan menjaga kualitas lingkungan dan melindungi kehidupan sosial dan budaya sehingga pelaksanaannya dapat mendukung tercapainya tiga pilar keberlanjutan. Tiga Pilar tersebut adalah ekonomi, lingkungan, dan sosial budaya.

CBT ini juga merupakan bentuk pariwisata berkelanjutan dikarenakan konsepnya yang berbasis masyarakat dengan peranan yang aktif dalam melakukan manajemen pariwisata. Meskipun demikian, ada perbedaan mendasar di antara kedua konsep tersebut, pariwisata berbasis masyarakat mengedepankan pendekatan bottom-up, sedangkan pariwisata berkelanjutan mengedepankan pendekatan top-down Pendekatan bottom-up ini mengandung arti bahwa inisiatif untuk pengembangan pariwisata berasal dari masyarakat, sedangkan pada pendekatan top-down, inisiatif berasal dari pemerintah. 

Penerapan konsep pariwisata berbasis masyarakat harus disesuaikan dengan karakteristik suatu destinasi, baik kondisi fisik, masyarakat, pemangku kepentingan, dan sistem ekonominya. Penyesuaian tersebut diperlukan mengingat setiap destinasi memiliki keunikan masing-masing sehingga berbeda satu dengan lainnya. Perbedaan karakteristik destinasi tersebut mengakibatkan tidak ada model pariwisata berbasis masyarakat yang langsung dan secara tepat dapat diimplementasikan di destinasi berbedatanpa melalui penyesuaian-penyesuaian.

Baca juga : Merangkul Esensi Arsitektur Post-Modern dalam Desain Perkotaan

Selain itu, konsep CBT ini merupakan konsep yang pariwisata yang bisa bertahan lama dikarenakan para pengelolanya merupakan masyarakat sekitar. Kemudian konsep pariwisata berbasis masyarakat di era kontemporer ini banyak diadopsi dan bahkan dilestarikan secara terus menerus dari sebelumnya. 

Demikian artikel penelitian pariwisata ini disusun, semoga bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam pembangunan pariwisata setempat. Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di (0812-3299-9470).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *