Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Desa Wisata Lerep Semarang – Desa Wisata Lerep merupakan salah satu desa wisata di Ungaran, Kabupaten Semarang. Desa   Lerep   ditetapkan   sebagai desa   wisata berdasarkan Surat Keputusan Bupati Semarang Nomor 556/0431/2015 tahun 2015. Desa Wisata Lerep memiliki atraksi wisata Edu-Ecotour antara lain bercocok tanam, beternak, pemanfaatan bahan limbah, pengolahan susu sapi, kopi dan gula aren, kerajinan bambu. Terdapat Wisata alam yaitu air terjun curug Indrokilo, Sunrise Puncak Ngipik, bentang sawah yang indah serta sungai Pangus yang jernih penuh bebatuan alami.  Ada Wisata Budaya tradisi sadranan, iriban, kadeso dan Gepuk Bumbung. Kesenian yang ada yaitu tari caping gangsing, tari gambyong, tari soyong, tari denok Semarang, kesenian jaran kepang, reog, angklung, drumblek dan rebana. Pasar Jajanan Ndeso Tempo Dulu hadir setiap minggu pagi yang menyajikan makanan dan minuman tradisional desa yang dihidangkan dengan bambu, daun dan anyaman serta pembuatannya tanpa pewarna ataupun bahan kimia (Go Green).

Desa Lerep memiliki Embung yang bernama Embung Sebligo di pergunakan untuk pengairan Sentra Pemberdayaan Tani Durian yang menanam 3000 durian di lahan 20 ha milik warga dengan anggota 120 orang petani. Pengelolaan Obyek wisata Embung dikelola oleh Pemerintah Desa melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Gerbang Lentera. Dalam pemasaran dan pelaksanaan paket wisata, Bumdes bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang ada di Desa Lerep. Wahana Wisata yang akan dikembangkan di komplek Embung Sebligo yang menempati Tanah Kas Desa seluas 6 hektar adalah wahana becak air, pemancingan gala tama, taman kelinci, taman bunga DWL, taman kebun durian, Kafe Embung, kolam renang standar Nasional, Water Park, Camping Ground, Gedung Teater Film Edukasi, Gedung Pertemuan, Pasar Kuliner Jajanan Tradisional Tempo Dulu.

Modal untuk pembangunan wahana wisata tersebut merupakan patungan antara Pemerintah Desa Lerep bersama Warga Desa Lerep. Agar masyarakat Desa Lerep semuanya bisa berinvestasi ikut sebagai pemodal maka diadakan program Tabungan Masyarakat Desa Lerep (TMDL). Warga yang berinvestasi dapat mengawasi investasinya melalui aplikasi Sistem Pengelolaan Administrasi (SiPeSi) serta dapat melihat besaran investasi yang dikelola dan keuntungan yang didapat secara real time.

Baca juga : Mengenal Profil & Potensi Desa Wisata Conto Kabupaten Wonogiri

Kami selaku konsultan pariwisata mengucapkan terimakasih kepada Instansi terkait atas kepercayaan dan kerjasamanya. Demikian artikel penelitian pariwisata ini disusun, semoga bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam pembangunan pariwisata setempat. Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di (0812-3299-9470)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *