Desa Wisata Rinding Allo

Desa Wisata Rinding Allo – Terletak di Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Desa Rinding Allo berada di ketinggian sekitar 1.600 meter di atas permukaan laut (mdpl), sehingga memiliki udara sejuk dan pemandangan yang indah. Desa Wisata Rinding Allo telah masuk ke dalam 300 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia pada tahun 2021 dan masuk 15 besar lomba promosi Desa Wisata pada tahun 2022 yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa. Di tahun 2023, Desa Wisata Rinding Allo masuk ke dalam 75 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2023 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). 

Secara umum, masyarakat Desa Wista Rinding Allo mayoritas bermata pencaharian sebagai petani sawah dan perkebunan. Perkampungan Rinding Allo dikelilingi oleh sawah terasering dan perkebunan hortikultura. Banyak rumah-rumah warga yang dijadikan sebagai rumah tenun untuk memproduksi kain tradisional Tenun Rongkong. Tenun Rongkong merupakan warisan Kerajaan Luwu berupa kain tenun yang hanya dikeluarkan pada waktu-waktu tertentu saja.

Jika berkunjung ke Desa Wisata Rinding Allo, wisatawan akan menginap di homestay bersama warga dan menikmati kesederhanaan hidup warga desa. Disini wisatawan dapat belajar seni budaya seperti proses pembuatan Tenun Rongkong, menari tarian tradisional setempat, menanam padi dan panen padi di sawah, hingga menangkap ikan bersama warga. 

Dilansir dari Jadesta Kemenparekraf, daya tarik wisata yang bisa dikunjungi di Desa Wisata ini diantaranya Kampung Budaya Tenun Rongkong Salurante. Kampung ini dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat. Disini terdapat air terjun yang indah dan sejuk, yaitu Air Terjun Rante Kasimpo. Selain itu, terdapat daya tarik wisata Buntu Lemo yang menawarkan Agro Wisata Buntu Lemo. Disini, wisatawan dapat memetik buah dan sayuran seperti buah stroberi, alpukat, tomat, cabai, sawi, dan sebagainya. Daya tarik selanjutnya yaitu Wisata Puncak Tabuan yang berlokasi di Puncak Desa Rinding Allo. Puncak Tabuan ini bisa dicapai dengan hiking selama 30 menit. Dari Puncak Tabuan, wisatawan dapat menikmati sunrise dan sunset pegunungan serta deretan perkampungan masyarakat yang dibalut awan. 

Baca Juga : Menelusuri Keindahan Alam Watu Lawang Cilegon

Desa Wisata ini merupakan destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Desa ini menawarkan keindahan alam dan budaya yang dapat Anda nikmati.

Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di +62 812-3299-9470

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *