Ekowisata Detusoko Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur

Desa Detusoko adalah desa yang ditopangoleh Danau Kelimutu, Ekowisata Detusoko adalah desa wisata yang memadukan wisata alam dan budaya, dataran pegunungan, lembah subur yang diselimuti keindahan alam hijau segar yang berjarak 33 km dari pusat kota Ende. Berada di ketinggian 800 mdpl, desa ini menawarkan keindahan yang sangat menawan dengan medan yang indah, sawah yang berundak, perbukitan yang menghijau, dan berbagai tanaman dan kebun petani. Detusoko diakui sebagai desa wisata pada tahun 2018 dan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) yang pokdarwisnya (kelompok sadar wisata) mengelola usaha pariwisata. Di wilayah seluas 385,7 ha ini terdapat tiga obyek wisata utama, yaitu:

  • Agro wisata (wisata persawahan)

Tempat ini merupakan salah satu agro wisata yang diminati banyak wisatawan karena lokasinya yang sangat strategis dan hanya ada di Desa Detusoko.  Agro wisata ini merupakan tatanan sawah yang berbentuk terasering dengan luas wilayah persawahan 115,40 ha yang diapiti bukit sekelilingnya. Disini wisatawan dapat menikmati keindahan sawah yang indah dari cafe lepa lio.

  • Wisata Perumahan Adat

Hampir setiap daerah memiliki rumah adat yang unik dan mempunyai ciri khas, tak terkecuali di Detusoko ini. sekilas bangunan rumah-rumah mereka mirip, dengan atap menjulang. Tetapi disetiap rumah memiliki ukiran berbeda yang mempunyai makna filosofis tersendiri.

  • Wisata Air Panas

Tempat pemandian ini berada di 3 km dari pinggir jalan. Suhu air berkisar 39-42 derajat celcius berkaitan dengan induksi panas yang diakibatkan oleh gesekan bongkah akibat batuan sesar bersumber pada panas bumi yang keluar ke permukaan tanah. Masyarakat percaya bahwa pemandian air panas ini dapat menyembuhkan berbagai penyakit kulit.

Selain menikmati tiga obyek wisata diatas, wisatawan juga dapat menikmati kegiatan masing-masing dusun yang berada di Desa Detusoko yang mempunyai keunikan sendiri ini. pasalnya, setiap dusun memiliki atraksi wisata yang berbeda. Misalnya, wisatawan dapat mengikuti kegiatan susur sawah dan kali serta berkunjung ke kampung adat di Dusun Wolone, mengunjungi air terjun dan kampung lama di Dusun Wolobudu dan Dusun Pemonago, serta wisata hortikultura di Dusun Nuagiu.

Selain itu, pada saat panen kopi, wisatawan dapat ikut memanen kopi, mengolah kopi dengan aneka teknik, berkunjung ke rumah jemur kopi, melihat roasting tradisional, dan cupping kopi khas Detusoko. Selain itu, wisatawan juga berkesempatan untuk memberi makam hewan ternak berupa ayam, babi, kambing dan sapi di pagi hari. Dan juga, wisatawan bisa melihat produk ekonomi kreatif buatan warga Detusoko seperti pembuatan gelang, selai kacang, moni marmalade, sambal korodagalai, selai lemon, ramuan hebal,beras merah lokal, beras hitam organik, kopi robusta Detukoso, hingga pengharum ruangan yang terbuat dari kopi.

Desa Detusoko ini juga kaya akan karya seni dan kebudayaan yang khas. ketika mengunjungi desa in, wisatawan akan disambut dengan tari tradisional. Kemudian akan diajak masuk ke rumah adat dan disuguhkan sirih pinang, rokok, dan moke atau minuman beralkohol lokal sebagai simbol penerimaan secara adat dari suku Rini Detukoso.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *