Kajian Pengembangan Virtual Museum

Penelitian Pariwisata – Virtual museum menjadi bagian penting dalam membentuk tata kelola museum yang berbasis teknologi. Di era teknologi, pendekatan pengetahuan dan teknologi menjadi penting untuk memastikan kualitas layanan terhadap museum semakin meningkat. Museum yang ada di Yogyakarta memiliki karakter dan ciri khas yang beragam. Misalnya, Museum sejarah, museum budaya, museum wayang, museum arkeologis, museum anak, museum pendidikan, museum pendidikan tinggi.  Upaya untuk meningkatkan dan menumbuhkan peran Museum dalam rangka pendidikan dan penguatan karakter bangsa bagi generasi muda dan masyarakat perlu digalakkan dengan berbagai inovasi, salah satunya dengan peningkatan dan pengembangan museum berbasis teknologi.

Oleh karena itu, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta  bermaksud menuyusun Kajian Pengembangan Virtual Museum yang bertujuan untuk mendata persyaratan museum untuk dapat mengembangkan program virtual museum, mengetahui potensi dan kekuatan museum dalam upaya kesiapan museum menuju era berbasis teknologi informasi, dan meningkatkan kualitas dan standarisasi museum anggota Barahmus di DIY.

Baca Juga : Abstrak Kajian Rest Area Saradan PT Palawi 2022

PT. Kirana Adhirajasa, selaku konsultan pariwisata mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, dan semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan Laporan Akhir Kajian Pengembangan Virtual Museum.

Demikian kajian parwisata ini disusun, semoga bermanfaat bagi pihak—pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam pengembangan virtual museum  di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kajian atau konsultasi Pariwisata dapat menghubungi Admin kami di 081215017910

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *