Klasterisasi Wisata Tematik Kawasan Kaliurang

kaliurang merupakan salah satu daya tarik wisata unggulan di Kabupaten Sleman yang memiliki potensi wisata yang beragam. Kaliurang merupakan salah satu destinasi wisata yang banyak pengunjungnya di Yogyakarta. Kawasan Kaliurang secara administratid terletak di kecamatan Pakem, Sleman, DIY. Kawasan Kaliurang mempunyai iklim sejuk antara 18-25 derajat Celcius, serta kondisi topografi pegunungan dengan ketinggian kurang lebih 2000 dpl.

Daya tarik Kawasan Wisata Kaliurang selain menyediakan jenis wisata yang beragam juga mampu menyediakan kebutuhan bagi para wisatawan saat melakukan kegiatan wisata.tersedianya fasilitas yang memadai serta infrastruktur yang baik sehingga dapat diakses dengan mudah. Terdapat beberapa klaster yang dapat dikunjungi oleh wisatawan, yaitu:

  1. Klaster wisata alam, meliputi iklim, keindahan alam, pantai, flora, karakter khas lingkungan, taman dan kawasan konservasi, serta wisata kesehatan.
  2. Klaster wisata budaya, meliputi tapak arkeologis, kesejarahan dan kebudayaan, pola-pola kebudayaan yang khas, kesenian dan kerajinan, kegiatan ekonomi khas, kawasan perkotaan spesifik, fasilitas budaya dan museum, festival budaya, serta keramah-tamahan masyarakat setempat. Pada klaster ini tidak hanya museum, namun juga galeri seni budaya dan pertunjukan.
  3. Klaster wisata minat khusus, klaster ini menekan pada menemukan pengalaman baru yang berkualitas bagi wisatawan dan tidak sedikit berhubungan dengan aktivitas fisik. Disini terdapat dua wisata minat khusus, yaitu Tracking Merapi dan Vulcano Tour yang dapat dilakukan di Kawasan sekitar Kaliurang juga.
  4. Klaster wisata heritage, wisata pada klaster ini berupa bangunan bersejarah yang beberapa diantaranya masih beroperasi sampai saat ini. keunikan dan karakter kawasan heritage ini berkaitan dengan sejarah perkembangan fisik sebuah kota. Terdapat 9 bangunan bersejarah yang sudah ditetapkan oleh Dinas Kebudayaan sebagai Benda Cagar Budaya, sayangnya beberapa tidak terawat dan rusak. Bahkan menjadi daya tarik wisata hantu.
  5. Klaster wisata pendidikan, terdapat 4 daya tarik wisata berbasis pada wisata pendidikan dengan konsep dan tema perkembangan yang berbeda-beda,yaitu museum Gempa Prof Sarwidi yang merupakan milik pribbadi dan untuk edukasi kebencanaan gempa, museum Gunung Merapi yang merupakan sarana edukasi tentang kegunung apian yang dikelola oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, selanjutnya adalah Museum Ullern Sentalu yang berbasis pada budaya khususnya budaya jawa, dan terdapat satu objek yang ukan museum yaitu Karang Pramuka sebagai lokasi untuk berkemah maupun outbound.
  6. Klaster wisata keluarga, terdapat 3 daya tarik wisata yang fokus pengembangan pada wisata keluarga dengan memberkikan atraksi wisata yang menarik dan ketersediaan sarana dan prasarana yang cukup lengkap.
  7. Klaster wisata kuliner, dalam klaster ini, yang paling banyak diminati oleh wisatawan adalah Taman Rekreasi Kaliurang sebagai sentral sate kelinci dan Tlogo Puteri sebagai jadah tempe. Selain itu, kuliner yang cukup diminati oleh wisatawan adalah sate donal (sate entog) dan wedang ronde di sekitae Taman Rekreasi Kaliurang, dan nasi klenyer di Tlogo puteri.
  8. Klaster wisata buatan, klaster wisata ini hampir sama dengan klaster wisata keluarga, yang bikin beda adalah salah satu daya tarik wisatanya adalah teras kaliurang.
  9. Klaster wisata event, klaster ini dilaksanakan dan terjadwal setiap tahun, seperti kaliurang festival. Sayangnya, kegiatan ini terhenti karena adanya pandemi.
  10. Klaster wisata bencana, terdapat 2 daya tarik wisata berbasis pada wisata bencana dengan konsep dan tema yang berbeda-beda, yaitu museum Gempa Prof Sarwidi dan museum Gunung Merapi,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *