Masa Depan Jangan lombok ijo

lombok ijo

Diakui atau tidak persebaran dan perkembangan jangan lombok ijo saat ini tidak sepesat dengan jenis kuliner yang lainnya. Hal itu disebabkan oleh beberapa spek yang mendukung maupun menghambat. Unsur yang mendukung terhadap bertahannya kuliner tradisional jangan lombok ijo adalah jangan cabe hijau telah ada sejak  jaman  dahulu  sehingga sebagian  masyarakat  tetap  mempertahankan budaya tersebut. Dalam aspek pelaku usaha, usaha mempertahankan warisan budaya tak benda komodikifikasi kuliner yan g dipelopori oleh Mbah Ta Pawiro sejak tahun 1926 (95 tahun) amat saying jika sampai hilang. Mempertahankan menu sega abang dan jangan cabe hijau merupakan salahsatu menu tradisional Kabupaten Gunungkidul telah menjadi menu khas atau ikon kuliner Kabuapten Gunungkidul.

Adapun penghambat atau kendalanya adalah adanya kesulitan untuk bersaing dengan kuliner yang lainnya yang lebih variatif dan kemasan yang lebih modern. Berdasarkan hasil wawancara dengan nara sumber generasi ke empat pengelola jangan lombok ijo di rumah makan Pari gogo, yaitu Ibu Sutinah (mbak Tina) kedepannya sangat berharap, bahwa kuliner jangan lombok ijo Kabupaten Gunungkidul dapat dilestarikan dan bahkan dikembangkan dengan baik. Mempertahankan sega abang dan cabe hijau itu sama dengan mempertahankan dan melestarikan budaya juga. Untuk itu ia sangat berharap campur tangan pemerintah atas hal ini. Dukungan fasilitas sangat diharapkan baik kemudahan ijin, keringan pajak, sampai pada faislitasi pinjaman lunak bagi pengusaha kuliner di Kabupaten Gunungkidul. Bagi para pengusaha atau pembuka warung makan juga diharapkan dapat menyediakan menu jangan lombok ijo sehingga nantinya jangan lombok ijo dapat ditemukan dimana – mana dan menjadi terkenal.

Kami selaku konsultan pariwisata mengucapkan terimakasih kepada Instansi terkait atas kepercayaan dan kerjasamanya. Demikian artikel penelitian pariwisata ini disusun, semoga bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam pembangunan pariwisata setempat. Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di 081232999470.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *