Mengenal Material HPL

HPL (High Pressure Laminated) adalah suatu produk pelapis luar alias penutup dengan bahan plastik sintetis berupa lembaran laminasi bertekanan tinggi. Produk ini terdiri dari beberapa lapisan, antara lain lapisan kraft yang diresapi resin fenolik (kraft paper), lapisan dekoratif (decor paper), dan lapisan laminasi bening (overlay paper).

Lapisan-lapisan ini diproduksi di bawah tekanan dan suhu tinggi sekitar 1000 kg per meter persegi dan suhu 140 derajat Celcius. Lembaran laminasi ini menghasilkan material yang kuat, tahan lama, higienis, dan menawarkan desain serta aplikasi yang relatif beragam.

HPL dapat diaplikasikan pada permukaan vertikal dan horizontal dan dapat dipanaskan untuk membentuk kontur atau lekuk tertentu tergantung pada tingkat ketebalan lembarannya. Ketebalannya sendiri tersedia mulai dari yang 0,8mm sampai dengan 1,5mm dengan dimensi panjang dan lebarnya sekitar 244cm dan 122cm.

Kelebihan produk furniture yang menggunakan bahan HPL antara lain: lebih tepat karena ekonomis dalam pekerjaannya dan cocok diaplikasikan pada ruangan berkonsep modern minimalis. Selain itu bahan HPL (High Pressure Laminate) memberikan berbagai macam pilihan motif seperti tekstur bahan serat kayu dan beragam motif dan warna lainnya. Aplikasi pada lapisan meja kerja kantor dan produk kitchen set, sangat ideal untuk menggunakan aplikasi dengan material HPL. Selain relatif aman dan ekonomis, bobotnya lebih ringan dan tahan panas untuk menghindari resiko kebakaran.

Berikut ini beberapa keunggulan HPL:

  • HPL dapat disesuaikan dengan kebutuhan karena memiliki variasi jenis warna dan motif.
  • Memiliki lapisan anti gores dan daya tahan yang cukup tinggi terhadap benturan dan gesekan.
  • Memiliki daya rekat yang kuat pada media yang tebal sekalipun.
  • Memiliki tingkat keawetan yang cukup baik untuk pengaplikasian horizontal dan vertikal.
  • Mudah dirawat atau dibersihkan dan sangat higienis.
  • Memiliki varian produk bersudut (edging) yang mempermudah pengerjaan furnitur pada bagian pinggiran yang tipis.
  • HPL memiliki sifat anti-jamur dan juga tahan terhadap panas.
  • Proses pengerjaannya cukup praktis, mudah dan cepat.
  • Lebih ekonomis sehingga sangat cocok untuk furnitur dengan tampilan modern dan minimalis.

Selain memiliki kelebihan, material HPL tentunya juga memiliki kekurangan atau kelemahan. Hal ini tentu perlu Anda ketahui sebelum membelinya.

  • Agak sulit untuk melakukan pengerjaan HPL yang memiliki sudut lengkung yang kecil. Proses pengeleman pada papan dengan bidang lengkung yang terlalu kecil tersebut akan dibantu dengan sheet plastik.
  • Seluruh proses pengerjaan HPL harus dilakukan dengan sempurna. Jika tidak akan ada lapisan HPL yang lepas atau terlihat adanya lapisan ketebalan HPL, terutama pada bagian ujung atau sudut.
  • Meski secara fisik tergolong keras, HPL memiliki tingkat kelenturan yang sangat rendah dan mudah patah.
  • Harus ada proses finishing lagi pada bagian sudut (edging).
  • Terlihat kurang natural jika dibandingkan dengan cat duco.

Melalui informasi terkait serba-serbi kelebihan dan kekurangan dari lapisan HPL (High Pressure Laminate) di atas, kamu bisa memutuskan finishing terbaik yang cocok diaplikasikan pada perabotanmu.

Kami selaku konsultan pariwisata mengucapkan terimakasih kepada Instansi terkait atas kepercayaan dan kerjasamanya. Demikian artikel penelitian pariwisata ini disusun, semoga bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam pembangunan pariwisata setempat.

Kata kunci: Konsultan pariwisata, penelitian pariwisata, kajian pariwisata, Architecture, HPL, Furniture, Interior Design, Building, Construction

Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di +62 812-3299-9470

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *