Mengenal TEORI FILOLOGI

Mengenal TEORI FILOLOGI – Teori filologi adalah landasan konseptual yang digunakan untuk mempelajari, menganalisis, dan menginterpretasikan teks-teks kuno atau karya sastra klasik. Filologi mencakup berbagai metode dan pendekatan untuk memahami asal-usul, struktur, dan makna dalam teks-teks tersebut. Salah satu aspek penting dari teori filologi adalah penelitian bahasa, termasuk linguistik historis yang mempelajari perkembangan dan perubahan bahasa dari waktu ke waktu. Selain itu, teori filologi juga mencakup aspek-aspek seperti paleografi (penelitian tulisan tangan kuno), kodeksologi (studi tentang naskah dan buku), serta penyuntingan teks dan rekonstruksi teks kritis. Di samping itu, filologi juga melibatkan penelitian konteks sosial, budaya, dan sejarah di mana teks-teks tersebut dihasilkan. Dengan menggunakan berbagai metode ini, teori filologi membantu para peneliti untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang teks-teks klasik, serta mengungkapkan makna dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, yang kemudian dapat memberikan wawasan baru tentang budaya dan peradaban masa lampau.

Contoh penelitian yang menggunakan teori filologi diantaranya yaitu Penelitian terhadap objek naskah Babad Sunan Prabu (Bb.40). Filologi dikenal sebagai sebuah ilmu yang secara khusus membicarakan tentang naskah dan teks. Naskah dalam ilmu filologi merujuk pada sebuah objek konkret berupa tulisan dengan aksara daerah dalam sebuah medium yang dapat berupa kertas, daun, atau bambu. Sementara itu, teks adalah sebuah objek abstrak yang termuat di dalam sebuah naskah. Teks dapat berupa sebuah peristiwa, kisah, nasihat, maupun informasi-informasi penting. Sudibyo (2015: 15-16) mendeskripsikan filologi sehubungan dengan penyampaian berita masa lampau melalui tulisan. Secara substansi filologi sebagai ilmu bahasa, sastra, dan sejarah. Sebagai ilmu bahasa karena untuk teks naskah ditulis dalam sebuah bahasa. Sebagai ilmu sastra karena teks naskah menyampaikan nilai-nilai didaktis sebagai pengetahuan hasil akal budi manusia. Sebagai ilmu sejarah karena teks naskah banyak yang berusaha mengungkapkan peristiwa-peristiwa yang kemudian ditafsirkan sebagai sejarah masa lampau dengan syarat harus diverifikasi dan divalidasi dengan dokumen lainnya.

Baca juga : Ringkasan Isi Teks Babad Sunan Prabu

Adapun metode dalam penelitian ini dimaksudkan sebagai langkah-langkah atau tahapan-tahapan dalam penelitian. Langkah-langkahnya secara berurutan sebagai berikut. Pertama, inventarisasi naskah disertai deskripsi. Kedua, Alih aksara dan alih bahasa. Ketiga, wawancara dengan pakar. Keempat, pengolahan data disertai analisis. Kelima, penyajian hasil penelitian dalam bentuk bab.

Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di(0812-3299-9470).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *