Menggali Flora dan Fauna Taman Nasional Gede Pangrango

Menggali Flora dan Fauna Taman Nasional Gede Pangrango – Taman Nasional Gede Pangrango (TNGP) merupakan salah satu taman nasional tertua di Indonesia yang terletak di Jawa Barat. Taman nasional ini memiliki luas sekitar 24.250 hektar dan mencakup dua gunung berapi aktif, yaitu Gunung Gede dan Gunung Pangrango. TNGP ini terletak di tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Bogor. Taman nasional ini telah ditetapkan sebagai salah satu cagar biosfer di Indonesia oleh UNESCO. 

Fauna Taman Nasional Gede Pangrango 

Di TNGP terdapat berbagai macam fauna mulai dari reptil, burung, mamalia, dan sebagainya. Dilansir dari buku Mengenal Satwa TNGP, berikut jenis-jenis fauna yang terdapat di TNGP 

  1. Di TNGP terdapat kurang lebih 50 jenis mamalia yang termasuk dalam 9 bangsa (ordo) dan 19 suku (famili), diantaranya bajing gunung, bajing tanah, landak jawa, trenggiling, musang luwak, dan sebagainya.
  2. DI TNGP terdapat 262 jenis burung yang termasuk dalam 48 suku (famili), diantaranya elang hitam, cekakak jawa, rangkong badak, gagak hitam, elang jawa, ayam hutan, dan sebagainya. 
  3. Di TNGP terdapat kurang lebih 30 jenis reptil yang termasuk dalam 7 suku (famili) yang terdiri dari 19 jenis ular (serpentes) dan 11 jenis kadal (Lacertilia), meliputi ular alang-alang, ular pucuk, sanca kembang, ular welang, ular tanah, ular kobra, tokek purba, bunglon, kadal pohon, dan sebagainya. 
  4. Di TNGP terdapat kurang lebih 23 jenis amfibi yang termasuk dalam 2 bangsa (ordo), 6 suku (famili), diantaranay cacing berkepala, katak bertanduk, kodok jam pasir, percil jawa, kongkang, bangkong, dan katak pohon
  5. Di TNGP juga terdapat sekitar 7 jenis ikan yang termasuk dalam 6 suku (famili), diantaranya ikan paray, ikan kehkel, ikan gabus, ikan brenyit, dan ikan jeuler. 

Flora Taman Nasional Gede Pangrango

Di TNGP terdapat 870 jenis tumbuhan berbunga dan 150 jenis paku-pakuan yang dilindungi di kawasan ini. Flora endemik di TNGP ini antara lain uwi, jernang, pinang hijau, kapulaga, rotan buluh, rasamala, dan sebagainya. Flora endemik dari Pulau Jawa yang ditemukan di TNGP ini diantaranya anggrek, edelweiss, dan lumut merah. 

Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di (0812-3299-9470).

Baca juga : Strategi Pengembangan Pariwisata Desa melalui Digitalisasi

Sumber: Ario, A. (2010). Panduan Lapangan Mengenal Satwa Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *