Pelestarian Cagar Budaya Harus Libatkan Masyarakat

Pelestarian Cagar Budaya Harus Libatkan Masyarakat – Cagar budaya merupakan warisan budaya yang bersifat kebendaan (tangible). Cagar Budaya dapat berupa benda cagar budaya, bangunan cagar budaya, struktur cagar budaya, situs cagar budaya, dan kawasan cagar budaya baik di darat maupun di air. Sesuatu dikatakan sebagai cagar budaya, jika memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan/atau kebudayaan. 

Indonesia, sebagai negara yang telah melewati masa sejarah yang amat panjang tentu memiliki benda peninggalan sejarah. Semua momen perjuangan dan perjalanan sejarah terbukti dan terekam dalam penemuan situs-situs penting seperti cagar budaya yang ditemui di hampir seluruh wilayah Nusantara. Oleh karena itu, sebagai warisan budaya, cagar budaya harus dilestarikan dan dikelola secara tepat melalui upaya perlindungan, pengembangan, dan pemanfaatan dalam rangka memajukan kebudayaan nasional untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. 

Pelestarian cagar budaya harus berasaskan pada Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, kenusantaraan, keadilan, ketertiban dan kepastian hukum, kemanfaatan, keberlanjutan, partisipasi, serta transparansi dan akuntabilitas. Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat secara bersama-sama dapat memanfaatkan warisan budaya untuk mendukung kepentingan agama, sosial, pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, kebudayaan, dan pariwisata. Kelestarian cagar budaya, diperlukan berbagai aspek ilmu dan pendekatan lintas disiplin. Tak hanya ahli arkeolog, tetapi ahli lingkungan, ahli arsitektur, ahli perencanaan wilayah dan kota, ahli konservasi, ahli sosial budaya, dan disiplin ilmu lainnya juga perlukan. Dengan demikian, akan didapatkan wawasan mendalam dan ilmu dari berbagai perspektif. 

Selain itu, keterlibatan masyarakat secara luas juga perlu. Masyarakat harus menadapatkan edukasi yang berkelanjutan. Termasuk pada pemangku kepentingan seperti pemerintah daerah, komunitas, dan lainnya. Masyarakat sekitar cagar budaya juga harus mengetahui bagaimana melestarikan cagar budaya dalam hal pembangunan dan penyelenggaraan kegiatan di sekitar cagar budaya. 

Ada banyak kegiatan atau aktivitas yang dapat dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian dan pemeliharaan cagar budaya, seperti pengadaan pameran budaya dan sejarah, wisata edukasi cagar budaya, festival budaya di lokasi cagar budaya, kompetisi fotografi situs cagar budaya, konser atau pertunjukan seni cagar budaya, program pendidikan seperti kunjungan cagar budaya, dan sebagainya. Kegiatan-kegiatan tersebut tentunya harus melibatkan peran aktif masyarakat dan pemangku kepentingan terkait. 

Baca juga : Istana Pagarruyuang Warisan Budaya Sumatera Barat

Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di (0812-3299-9470).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *