Pengembangan Kebudayaan, Berikut Upaya yang Bisa Dilakukan?

Ilustrasi Praktik Kebudayaan

Pengembangan kebudayaan merupakan implementasi dari kompetensi manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya. Kebudayaan sangat perlu dilestarikan agar bisa dijadikan pedoman oleh masyarakat guna melakukan tata pergaulan dalam berkehidupan, berbangsa, dan bernegara. Diketahui, kebudayaan memiliki unsur-unsur yang universal. Unsur-unsur kebudayaan tersebut, yakni:

  • Sistem kemasyarakatan, yang terdiri dari sistem hukum, sistem kekerabatan, sistem perkawinan, dan organisasi politik.
  • Kesenian, yang terdiri dari seni suara, seni gerak, seni rupa, dan seni musik.
  • Bahasa, yang menyangkut mekanisme komunikasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari.
  • Religi, yang berkaitan dengan sistem kepercayaan yang dianut oleh tiap-tiap individu.
  • Sistem-sistem ekonomi untuk mata pencaharian hidup seperti peternakan dan pertanian.

Kebudayaan juga perlu dikembangan, upaya-upaya pengembangan kebudayaan dapat dilakukan melalui berbagai cara, diantaranya:

  • Menanamkan rasa cinta pada kebudayaan sendiri tanpa merendahkan budaya yang lain.
  • Ikut mengajarkan kebudayaan kepada generasi penerus sehingga kebudayaan tersebut tidak hilang.
  • Keinginan untuk mempelajari budaya tersebut, baik hanya sekadar mengenal atau ikut mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari.
  • Mempraktikkan kebudayaan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya, budaya berbahasa.
  • Ikut berpartisipasi dalam rangka pelestarian kebudayaan.

baca juga: Berikut Sistematika Penyusunan Naskah Akademik

Kebudayaan merupakan hal kompleks yang mencakup kepercayaan, pengetahuan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, seni dan kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan oleh sekumpulan anggota masyarakat. Kebudayaan memiliki ciri-ciri tertentu. Berikut adalah ciri-cirinya:

  • Budaya bukan bawaan.
  • Budaya bisa dipelajari.
  • Budaya dapat disampaikan dari individu ke individu.
  • Budaya dapat disampaikan dari kelompok ke kelompok.
  • Budaya dapat disampaikan dari generasi ke generasi.
  • Budaya bersifat dinamis, yakni suatu sistem yang terus berubah sepanjang waktu.
  • Budaya berdasarkan simbol.
  • Budaya bersifat selektif.
  • Budaya merepresentasikan pola-pola perilaku pengalaman manusia yang jumlahnya terbatas.
  • Budaya saling berkaitan.
  • Budaya saling berhubungan satu sama lain.

Diketahui, munculnya unsur-unsur kebudayaan berawal dari aktivitas seni yang dilakukan oleh masyarakat di zaman dahulu. Dalam penelitian, ternyata kebudayaan tidak hanya berupa benda seperti artefak tetapi juga dapat berupa non-benda seperti musik, tari, nyanyian, seni pahat, relief, hingga seni ukir. Berkembangnya kebudayaan akan berlangsung secara terus-menerus, diikuti dimensi waktu, serta diikuti oleh orang lain. Praktik-praktik kebudayaan akan sering ditemukan di dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di 081232999470.

Tags:

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latest Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.