Perbedaan Desa Wisata dan Wisata Desa 2024

Perbedaan Desa Wisata dan Wisata Desa 2024 – Desa merupakan tempat kehidupan sekelompok masyarakat yang didasari dengan tradisi yang berlaku. Desa memiliki berbagai potensi, salah satunya di bidang pawiwisata. Namun, terdapat perbedaan antara desa wisata dan wisata desa. 

              Wisata desa adalah kegiatan kepariwisataan yang menyajikan suasana keaslian desa seperti pemandangan alam, aktivitas masyarakat setempat, cinderamata, kuliner, homestay, dan lain sebagainya. Secara sederhana, wisata desa merupakan kegiatan mengajak wisatawan untuk berkunjung ke desa, melihat, dan mempelajari keaslian desa yang dikukunjungi sesuai dengan potensi yang dimiliki.

             Sementara itu, desa wisata adalah aset kepariwisataan yang berbasis pada potensi pedesaan yang dapat diberdayakan dan dikembangkan sebagai produk wisata untuk menarik kunjungan para wisatawan. Desa wisata memiliki kriteria-kriteria sebagai berikut :

  1. Mempunyai objek-objek menarik berupa alam, situs, seni, budaya, dan sebagainya untuk dikembangkan sebagai objek wisata.

 

  • Terdapat beragam objek yang bisa dijadikan magnit wisata. ObJek-objek tersebutlah yang bakal menjadi magnit utama mendatangkan wisatawan.

 

  1. Tersedia akomodasi, telekomunikasi, dan tenaga kerja yang memadai.

 

  • Bila ada wisatawan yang ingin menginap di desa wisata, harus terdapat akomodasi yang memadai. Pengelola akomodasi juga harus selalu siap apabila ada wisatawan yang memerlukan bantuan.

 

  1. Aksesibilitas ramah dengan berbagai jenis alat transportasi. 

 

  • Akses menuju desa wisata harus mudah ditempuh dan tidak membahayakan. Jika ada bagian jalur yang membahayakan maka harus segera diperbaiki untuk menjamin keselamatan para wisatawan

 

  1. Adanya dukungan moral dari masyarakat lokal untuk pengembangan objek wisata.

 

  • Sikap ramah terhadap wisatawan adalah syarat utama untuk pengembangan desa wisata. Karena, hal ini sangat berhubungan dengan kenyamanan dan keamanan wisatawan. 

 

  1. Keamanan di desa terjamin.

 

  • Jangan sampai ada wisatawan mengalami kejahatan atau kejadian buruk di desa wisata karena itu sangat mempengaruhi citra dari desa wisata tersebut. Ditakutkan, nantinya tidak ada wisatawan yang mau berkunjung lagi ke desa wisata tersebut. 

 

            Tentu, masyarakat lokal juga sangat berperan penting dalam pengembangan desa wisata karena mereka merupakan unsur penggerak utama kegiatan desa wisata. Jadi, tidak bisa dipungkiri bahwa keberhasilan pengembangan desa wisata salah satunya tergantung dari tingkat penerimaan dan dukungan masyarakat lokal.
Baca juga : Menara Bank Sentral Irak Zaha Hadid

Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di (0812-3299-9470).

Tags:

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latest Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.