Potensi Agrowisata Desa Kaligono Kabupaten Purworejo

Desa Wisata Kaligono (Dewi Kano) merupakan salah satu desa wisata di wilayah kecamatan Kaligesing kabupaten Purworejo. Potensi-potensi pertanian unggulan yang dimiliki desa Kaligono antara lain buah manggis, durian dan kambing peranakan etawa (PE), namun belum dikelola secara optimal sehingga perlu adanya perencanaan dalam pengembangan potensi tersebut. Selain itu ketergantungan petani terhadap kondisi cuaca dan iklim membuat kontinyuitas durian dan manggis hanya bisa dinikmati pada saat musim panen yang jatuh pada triwulan IV dan I setiap tahunnya dengan dukungan curah hujan yang memadai sehingga diperlukan sebuah strategi alternatif guna mengembangkan potensi pertanian tersebut. Kondisi tanah dan agroklimat mempengaruhi produktivitas hasil pertanian terutama durian dan manggis karena petani Dewi Kano masih menggantungkan kondisi cuaca dan iklim dalam mengolah lahan pertaniannya. Lahan pertanian Dewi Kano didominasi tanah latosol coklat tua, coklat kemerahan, merah kekuningan dan tanah lithosol, kemiringan 15 – 30%, ketinggian wilayah 240 meter diatas permukaan laut (mdpl) dengan curah hujan selama 5 tahun terakhir (2013 – 2017) berkisar antara 1.128 – 4.735 mm per tahun dengan curah hujan tertinggi terjadi tahun 2016 dan terendah tahun 2014.

Pemanenan buah durian oleh petani Dewi Kano dilakukan secara alami (matang di pohon/jatuh sendiri) membuat buah mudah rusak (resiko pecah/retak) akibatnya tidak dapat disimpan dalam waktu lama sehingga diperlukan pendekatan pengembangan agrowisata berbahan baku buah durian untuk memberikan sebuah nilai tambah produk. Keterampilan dan pengetahuan kelompok wanita tani (KWT) dalam mendiversifikasi produk olahan pertanian unggulan tersebut masih sangat terbatas. Kulit dan biji buah durian maupun manggis yang tersedia melimpah ketika puncak musim panen belum dimanfaatkan secara optimal padahal dapat memberikan nilai tambah produk apabila limbah tersebut diolah dengan baik sehingga melalui pengembangan agrowisata diharapkan dapat memberikan nilai tambah terhadap hasil pertanian unggulan Dewi Kano. Potensi peternakan juga dapat dikembangkan mengingat kecamatan Kaligesing merupakan salah satu wilayah sentra usaha peternakan kambing PE dengan fokus usaha produksi susu (kambing perah). Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Kabupaten Purworejo bahwa jumlah kambing Kaligesing sebanyak 50.089 ekor (21.393 jantan dan 28.696 betina). Desa Kaligono sendiri mempunyai kambing ras PE dengan berbagai kualitas yang dijadikan tabungan bagi sebagian besar masyarakat dan juga sebagai penghasil susu etawa. Keberadaan kambing PE yang dapat menghasilkan susu ini dapat dikemas menjadi sebuah atraksi dan aktivitas agrowisata.

Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Struktur Kabel

Dewi Kano terletak pada rangkaian perbukitan Menoreh, maka secara umum Desa Kaligono mempunyai kontur tanah berupa bukit dan lembah. Air yang cukup serta panas yang seimbang membuat variasi tumbuhan dapat berkembang dengan sangat baik, jadi memungkinkan untuk mengembangkan agrowisata. Penelitian dilakukan untuk mengetahui potensi pengembangan agrowisata Dewi Kano, mengetahui pendapat dan persepsi masyarakat dalam pengembangan agrowisata dan merumuskan strategi yang dapat dilakukan dalam pengembangan agrowisata tersebut. Pengembangan agrowisata di Dewi Kano diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan terutama terhadap upaya pelestarian/konservasi sumber daya alam lokal yang potensial yaitu durian, manggis dan kambing PE, mendorong petani untuk tetap melestarikan budaya dan teknologi pertanian lokal sehingga dihasilkan produktivitas dan mutu hasil pertanian yang berkualitas, berdaya saing dan bernilai tambah yang pada gilirannya dapat memberikan manfaat kesejahteraan bagi petani dan masyarakat serta daya saing ekonomi pedesaan serta daya dukung promosi terhadap komoditas pertanian unggulan Dewi Kano.

Kami selaku konsultan pariwisata mengucapkan terimakasih kepada Instansi terkait atas kepercayaan dan kerjasamanya. Demikian artikel penelitian pariwisata ini disusun, semoga bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam pembangunan pariwisata setempat.

Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di +62 812-3299-9470

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *