Potensi Desa Wisata Semagar Kabupaten Wonogiri

Potensi Desa Wisata Semagar Kabupaten Wonogiri

Potensi Desa Wisata Semagar Kabupaten Wonogiri – Desa Semagar Kecamatan Girimarto Kabupaten Wonogiri merupakan Desa kecil dengan nuansa alam yang masih kental berlokasi di lereng lawu selatan ,Desa Semagar mempunyai potensi yang baik terutama di bidang industri kopi, industri ini dijalankan oleh bumdesa Semagar sehingga pengelolaannya sudah cukup baik dan tertata serta dapat juga menjadi salah satu pencahariaan masyarakat Desa Semagar maupun masyarakat sekitar, tetapi pengemasan fasilitas penunjang industry ini masih begitu kurang dan belum memiliki fasilitas pemasaran yang memadahi.

Potensi pertanian yang sudah berjalan dan juga menjadi pioner terdapat pada Desa Semagar Kecamatan Girimarto terutama pada sentra kopi, daerah Desa Semagar terdapat sentra industri kopi yang sudah cukup berkembang baik dari pemasaran maupun pengelolaan. Industri kopi pada Desa Semagar sudah berkembang dengan baik, industri kopi ini biasa dikenal dengan nama Kopi Ndorog, Kopi Ndorog Wonogiri dikembangkan oleh Bumdesa Manggar, Semagar kecamatan Girimarto, Wonogiri. Industri kopi ini dapat menjadi penggerak pengembangan Desa wisata karena beberapa hal yaitu dikelola oleh bumdesa bukan perorangan dan ketersediaan bahan baku sangat terjaga dan berputar terus karena langsung dihasilkan oleh petani lokal. Industri kopi ini diawasi dan dibantu langsung pengembangannya oleh Bank Indonesia Surakarta.

Lansekap sawah terasering yang tertata rapi menawan hati dan eksotisme alam, tekhnologi warisan leluhur yang menjadi salah satu ciri khas Desa Wisata semagar sebagai tempat wisata agro yang baik. Pesawahan yang membentuk sistem berundak terlihat menjadi bentangan pahatan wajah bumi nan indah, keunikan alam yang mengagumkan buah karya dari teknologi kearifan lokal.

Pada desa Semagar menyajikan view utama kawasan yaitu view alam atau nature serta tourism merupakan trek wisata bagi wisatawan untuk menikmati pemandangan dan merasakan alam di desa Semagar. Hal ini membuat desa semagar sebagai titik checkpoint terutama bagi wisatawan pecinta alam.

Mayoritas penduduknya adalah petani dan sebagian kecil adalah pengusaha serta pegawai negeri. Sebagian penduduk yang bertani mencari pengahilan tambahan dengan boro ke kota. Penduduk boro dari semagar mayoritas berdagang bakso untuk yang laki-laki, sedangkan yang wanita berdagang jamu gendong.

Baca juga : Nande-Nande Perengge-rengge Sebagai Role Model Perempuan di Ruang Publik

Kami selaku konsultan pariwisata mengucapkan terimakasih kepada Instansi terkait atas kepercayaan dan kerjasamanya. Demikian artikel penelitian pariwisata ini disusun, semoga bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam pembangunan pariwisata setempat. Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di (0812-3299-9470)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *