Potensi Desa Wisata Sikinang Kabupaten Wonosobo

Desa Wisata Sikinang Kabupaten Wonosobo  – Desa Sikunang merupakan salah satu desa swakarya yang berada di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah. Memiliki luas total kurang lebih 374 km2 dan berbatasan langsung dengan Desa Dieng di utara, Desa Sembungan di timur, Gunung Bisma di selatan, dan Desa Campursari di timur. Luas lahan di Desa Sikunang Sebagian besar merupakan Kawasan hutan. Menjadi salah satu dari desa yang berada di Kawasan Dieng Plateau, Desa Sikunang berada di ketinggi 2088 MDPL dan memiliki suhu berkisar antara 10-25 derajat Celsius. Kondisi geografis Desa Sikunang memungkin untuk ditanami salah satu varietas tumbuhan yang memiliki khasiat sangat baik bagi kesehatan, yaitu Purwaceng.

Wisata di Desa Wisata Sikinang meliputi:

  1. Pendakian Gunung Bismo

Gunung Bismo merupakan salah satu dari deretan pegunungan yang berada di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah. Gunung Bismo memiliki ketinggian 2365 MDPL. Gunung Bismo adalah objek wisata yang menawarkan pemandangan sunrise dan sunset. Gunung Bismo dapat diakses dari jalur motor hingga ke puncak selama kurang lebih 20-30 menit. Gunung ini memiliki banyak puncak karena jalur ke gunung berkelok-kelok dan puncak yang paling atas memiliki jarak yang cukup jauh. Kegiatan yang ditawarkan dari objek wisata berupa pendakian menuju Gunung Bismo dan pemandangan di atas awan. Nantinya dalam perjalanan menuju Gunung Bismo ini dapat dibangun sekitar 2-3 pos pendakian.

  1. Batu Lik-Lik

Bukit Lik-Lik merupakan objek wisata berbentuk tebing bebatuan yang cukup tinggi. Objek wisata ini menawarkan potensi kegiatan wisata berupa area panjat tebing, pemandangan kawasan, pendakian, dan area perkemahan. Terdapat Batu Goa Sompet sebelum menuju ke Batu Lik-Lik yang merupakan goa untuk pertapaan. Selain itu juga terdapat Batu Lambor di atas Batu Lik-lik, batu ini memiliki rongga yang bisa dimasuki oleh pengunjung. Adapun kekurangan dari objek wisata ini, yaitu akses menuju Bukit Lik-Lik yang masih sangat buruk.

  1. Bukit Sarinah

Bukit Sarinah terletak tepat di pertigaan gerbang menuju PT. Geo Dipa. Saat ini Bukit Sarinah sudah dilengkapi dengan fasilitas berupa gazebo-gazebo yang sebenarnya belum dibuka sebagai objek wisata, tapi sudah digunakan oleh warga sekitar. Bukit pada objek wisata ini berada di bagian belakang rest area. Rencananya objek wisata ini akan dikembangkan sebagai rest area. Kegiatan-kegiatan wisata yang ditawarkan pada tempat ini, yaitu pemandangan kawasan, rest area, dan area perkemahan.

  1. Pengumben

Pengumben dulunya merupakan tempat untuk minum hewan-hewan ternak, seperti kuda dan kambing. Karena itu, tempat ini dinamakan Pengumben yang artinya tempat untuk minum. Pengumben ini berbatasan dengan lahan PLN dan di depannya terdapat tempat bor Pertamina yang kini sudah menjadi milik PT Geo Dipa. Tempat ini rencananya akan dikembangkan menjadi rest area, camping ground, taman bunga, dan wisata daur ulang sampah.

  1. Ondho Budha

Andha Budha berasal dari kata Andha yang berarti “tangga” dan Budha yang berarti “kesucian”. Andha Budha ini merupakan jalan yang dulunya menghubungkan Telaga Cebong dengan Dieng. Potensi wisata yang dapat dinikmati di lokasi pariwisata ini adalah pemandangan alam, batu-batu kuno yang bisa menjadi situs peninggalan sejarah, dan agrowisata.

  1. Telaga Silewek

Telaga Silewek merupakan suatu telaga yang terletak di bagian utara Desa Sikunang, tepatnya di dekat Kawah Sikidang. Telaga ini ketika terisi dengan air, biasanya diisi bibit ikan oleh warga untuk ditangkap bersama saat hampir kemarau. Telaga ini menyajikan aktivitas wisata berupa pemandangan telaga dan area perkemahan. Saat musim kemarau, telaga ini mengalami kekeringan dan tidak terisi air sama sekali.

  1. Pakis Jangan

Telaga Pakis Jangan ini merupakan telaga yang dapat diakses oleh motor dan mobil melalui gerbang PT Geo Dipa. Pakis Jangan artinya mangkok yang di dalamnya terdapat sayur pakis. Kegiatan wisata yang dapat ditawarkan dari tempat ini, yaitu pemandangan telaga dan taman bunga. Kini, kondisi telaga ini sedang dalam keadaan kering karena musim kemarau. Telaga yang kering ini juga dikarenakan ada parit yang dibuat masyarakat untuk mengeringkan telaga agar bisa dipakai sebagai lahan pertanian untuk warga.

Desa Wisata Sikinang Kabupaten Wonosobo

Baca juga : Profil Desa Wisata Parikesit Kabupaten Wonosobo

Kami selaku konsultan pariwisata mengucapkan terimakasih kepada Instansi terkait atas kepercayaan dan kerjasamanya. Demikian artikel penelitian pariwisata ini disusun, semoga bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam pembangunan pariwisata setempat. Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di (0812-3299-9470)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *