Potensi & Profil Desa Wisata Buayan Kabupaten Kebumen

Desa Buayan merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa Tengah. Desa Buayan berlokasi di pusat Kecamatan Buayan, berbatasan langsung dengan Desa Geblug, Desa Tambaksari, Desa Jladri, dan Desa Mergosono. Pusat administrasi Kecamatan Buayan juga terletak di Desa Buayan ini. Hingga saat ini Desa Buayan memiliki penduduk sebanyak 2.760 jiwa, yaitu terdiri dari 1.383 laki-laki dan 1.377 perempuan (Pemerintah Desa Buayan, 2021). Terdapat 3 rukun warga dan 18 rukun tetangga di Desa Buayan. Desa Buayan memiliki beberapa sarana dan prasarana, mulai dari fasilitas kesehatan hingga tempat ibadah. Selain itu, terdapat sarana pendidikan yang terdiri dari Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), yaitu SD Negeri 1 Buayan dan SMP PGRI 1 Buayan. Desa Buayan juga menjadi satu-satunya desa di Kecamatan Buayan yang memiliki wisata pemandian alami bernama Langen Ujung. Selain itu, di Desa Buayan juga terdapat beberapa UMKM yang hingga saat ini masih berjalan. Desa Buayan termasuk salah satu desa yang memiliki banyak potensi wisata. Tidak hanya dalam bentuk tempat wisata, tetapi juga menawarkan wisata dalam bentuk kuliner khas desa dan jenis-jenis kerajinan tangan yang mendukung pariwisata. Potensi tersebut apabila dikelola dan dikembangkan dengan baik, tentunya dapat bermanfaat dan berpotensi untuk menambah Pendapatan Asli Desa (PADes). Berdasarkan potensi wisata yang ada, maka dibentuklah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bina Sejahtera yang saat ini sedang melakukan pengajuan kepada Kemenparekraf RI sebagai desa wisata. Upaya pengelola BUMDes Bina Sejahtera Desa Buayan untuk memperkenalkan dan mempromosikan wisatanya kepada masyarakat luas sebatas melalui pada portal website desa dan Facebook. Media promosi wisata paling tepat yaitu melalui media digital atau online, karena daya jangkaunya yang luas dan bersifat real time (Ariyani & Kholil, 2022). Obyek wisata Pemandian Langen Ujung merupakan kolam air peninggalan jaman kolonial Belanda dengan mata air alami yang awalnya hanya dimanfaatkan untuk keperluan irigasi. Melihat adanya potensi wisata, kemudian dikembangkan menjadi sebuah obyek wisata pemandian alam di Desa Buayan Kecamatan Buayan Kabupaten Kebumen. Obyek wisata ini banyak dikenal oleh masyarakat lokal, tetapi belum dikenal luas oleh masyarakat luar karena kurangnya promosi dan publikasi. Kurangnya promosi dan publikasi dapat berakibat berkurangnya informasi sehingga berdampak pada rendahnya kunjungnya wisatawan (Permana & Wirayani, 2021). Diperlukan usaha untuk mempromosikan potensi waisata yang ada di Desa Buayan, termasuk obyek wisata Langen Ujung dan juga aneka makanan khas desa sebagai pendukung wisata.

Desa Buayan memiliki banyak potensi wisata yang apabila dikembangkan dapat menjadikan peluang bagi desa dan masyarakat untuk memajukan desa serta dapat meningkatkan perekonomian warganya. Saat ini kegiatan promosi wisata di Desa Buayan terbatas pada laman website desa dan media sosial Facebook. Pada era digital saat ini banyak jenis media sosial dengan berbagai fitur menarik yang telah berkembang dan dapat menjangkau masyarakat luas. Pemanfaatan media sosial sebagai alat promosi wisata secara maksimal diharapkan dapat menarik wisatawan sekaligus menambah PADes.

Kami selaku konsultan pariwisata mengucapkan terimakasih kepada Instansi terkait atas kepercayaan dan kerjasamanya. Demikian artikel penelitian pariwisata ini disusun, semoga bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam pembangunan pariwisata setempat. Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di +62 812-3299-9470

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *