Potensi & Profil Desa Wisata Kandri Kota Semarang

Potensi & Profil Desa Wisata Kandri – Kelurahan Kandri pada awalnya merupakan pecahan dari wilayah yang ada disekitarnya yaitu kelurahan Cepoko, dimana masih berada di Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Luas wilayah yang dimiliki kelurahan Kandri adalah 357,848 Ha, secara geografis Kelurahan Kandri berada dibawah kaki Gunung Ungaran, disebelah selatan dari Kota Semarang dan dilewati oleh ssungai Kreo, letak Kelurahan Kandri sekitar 16 km dari pusat Kota Semarang ke arah selatan, 15 km dari Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang da berada di bukit dengan ketinggian 349 mdpl. Kelurahan Kandri memiliki batas wilayah administratif dengan kelurahan yang ada disekitarnya yaitu sebelah utara berbatasan dengan kelurahan Sadeng, sebelah selatan berbatasan dengan Kelurahan Cepoko, sebelah barat berbatasan dengan Kelurahan Jatirejo dan disebelah timur berbatasan dengan kelurahan Nongkosawit dan Pongangan. Wilayah Kandri secara Topografi berada di daerah perbukitan yang memiliki kemiringan terjal. Hal tersebut dibuktikan dengan akses jalan menuju Kelurahan Kandri yang naik turun dan berkelok-kelok, selain itu daerah tersebut merupakan daerah aliran air hujan yang sangat mempengaruhi daerah yang ada di bawahnya.

Baca juga : Penelitian Pariwisata-Keselamatan Berwisata: Menikmati Petualangan dengan Bijak

Kampung wisata kandri ini terbagi menjadi empat RW, masingmasing punya potensi dan ciri khas wisata tersendiri. Di antara di RW I ada wisata edukasi yang akan dijadikan pendidikan alam. Di RW II sebagai arena perkebunan yang dilengkapi dengan aneka buah dan di RW ini nantinya juga bisa dikembangkan dan dibuat sebagai arena outbond.

Desa Kandri memiliki potensi wisata alam unggulan antara lain wisata alam Goa Kreo yang dikelola oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang. Pembangunan waduk Jatibarang telah meningkatkan kerukunan, gotongroyong, semangat serta kesadaran warga untuk menggali potensi alam, seni adat budaya, produk kriya, makanan dan minuman khas desa untuk dilestarikan dan dijual kepada wisatawan yang akan berkunjung ke obyek wisata waduk jatibarang maupun yang sengaja berwisata ke desa kandri sebagai tujuan utamanya. Adanya Curug Siwarak dan kondisi alamnya Kelurahan Kandri tidak hanya sebagai pendukung tetapi juga dapat dikembangkan sebagai Desa Wisata Destinasi atau tujuan obyek dan daya tarik wisata.

Desa Wisata Kandri juga memenuhi semua aspek desa wisata, mulai dari seni budaya tradisionalnya, serta alamnya yang terjaga keasriannya hingga saat ini. Desa Wisata Kandri memiliki kurang lebih penduduk sekitar 3,797 jiwa, dengan mayoritas orang-orangnya memiliki mata pencaharian sebagai petani. Saat berkunjung, maka wisatawan akan melihat berbagai kreasi kerajinan batik, sulam, serta budidaya belut.

Potensi & Profil Desa Wisata Kandri – Desa Kandri ini memiliki lokasi yang tepat berada di kecamatan Gunung Pati, lebih tepatnya di ujung barat kota Semarang. Karena berada di dataran tinggi, membuat desa ini memiliki udara yang sejuk, karena berada di dekat gunung Ungaran. Pengunjung juga bisa mendatangi Goa Kreo, yang tentu memiliki sejarah dan proses pembangunan Masjid Demak oleh Sunan Kalijaga. Selain itu, Waduk Jatibarang yang merupakan waduk buatan yang memang sengaja dibentuk untuk meningkatkan potensi wisata yang ada di Desa Kandri tersebut.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kami, anda bisa menghubungi marketing kami di (0812-3299-9470)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *