Prinsip Pengembangan Goa Seluman Ditinjau Dari Aspek Sosial Budaya

Prinsip Pengembangan Goa Seluman Ditinjau Dari Aspek Sosial Budaya – Prinsip utama pengembangan Pesanggrahan Goa Seluman penduduk atau komunitas yang ada disekitarnya paham dan mengerti mengenai makna penting keberadaannya. Maka, dengan pemahaman tersebut akan memunculkan kesadaran masyarakat untuk melestarikannya. Salah satu tindakan untuk pelestarian adalah tidak melakukan kerusakan terhadap bangunan pesanggrahan. Untuk itu diperlukan sosialisasi yang massif oleh pemerintah daerah dan dinas terkait untuk menumbuhkan kesadaran ini. Untuk itulah mendesak untuk segera dibentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Kalurahan Banguntapan. Pokdarwis inilah yang akan menjadi motor bagi pelestarian, perawatan, juga sekaligus pemanfaatan Pesanggrahan Goa Seluman sebagai objek daya tarik wisata yang akan mampu mengangkat perekonomian masyarakat disekitar pesanggrahan.

Pesanggrahan Goa Seluman dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata berbasis masyarakat, artinya masyarakat akan menjadi pihak utama yang akan mengelola dan mengorganisasi secara terintegrasi dengan potensi wisata dan perekonomian masyarakat. Pokdarwis yang tumbuh dari, oleh dan untuk masyarakat serta bertujuan untuk meningkatkan pengembangan pariwisata kelurahan dan menyukseskan pembangunan pariwisata di Yogyakarta. Pariwisata berbasis masyarakat sebagai partisipasi masyarakat dalam hal ini adalah dalam konteks pembangunan pariwisata. Dalam hal ini, partisipasi masyarakat dapat dilakukan dengan dua cara yaitu: ikut terlibat dalam proses pengambilan keputusan dan pembagian manfaat pariwisata.

Prinsip Pengembangan Goa Seluman Ditinjau Dari Aspek Sosial Budaya – Partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan berarti masyarakat di Kalurahan Banguntapan mempunyai kesempatan untuk menyuarakan harapan, keinginannya dari destinasi wisata Pesanggrahan Wonocatur, yang selanjutnya dapat dijadikan masukan dalam proses perencanaan pariwisata. Sementara mengambil peran dalam pembagian manfaat Pesanggrahan Wonocatur mengandung pengertian bahwa masyarakat di Kalurahan Banguntapan diberi kesempatan untuk memperoleh keuntungan finansial dari keberadaan destinasi wisata dan keterkaitan dengan sektor lainnya. Untuk itu pengembangan destinasi pariwisata seharusnya mampu menciptakan peluang pekerjaan, kesempatan berusaha dan mendapatkan pelatihan serta pendidikan bagi masyarakat agar mengetahui manfaat objek wisata Pesanggrahan Wonocatur

Baca juga : Kampung Naga Tasikmalaya Sebuah Keindahan

Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di(0812-3299-9470).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *