Profil Desa Wisata Gentan Kabupaten Sukoharjo

hutan

Desa Wisata Gentan merupakan desa di Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo yang berbatas dengan Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri. luas wilayah 457.713 ha, yang terdiri atas 9 RW dan 22 RT. Total penduduk Desa Gentan adalah 4.265 jiwa. Dimana mata pencaharian utama penduduk desa adalah sebagai, petani buruh dan perantau. Desa Gentan memiliki topologi daerah dataran, bukit dan hutan. Dataran digunakan untuk perumahan dan persawahan. Desa Gentan juga memiliki bentang alam daerah berbukit yang terdiri atas hutan milik pemerintah dan pekarangan perorangan. Di Desa Gentan juga terdapat daerah perkemahan. Potensi alam lainnya adalah deretan gunung seribu yang merupakan peninggalan Gunung Merapi Purba yang terdiri atas Gunung Sepikul, Segendong dan Platar Ombo yang berada di daerah sekitar Desa Gentan. Bentang alam darat dan bukit yang menanjak dan hutan yang asri ini menjadi salah satu daya tarik potensi pariwisata.

Masyarakat Desa Gentan merupakan masyarakat pedesaan yang menjunjung tinggi nilai budaya dan kearifan lokal yang ada sebelumnya. Salah satu budaya yang masih terpelihara saai ini adalah adanya kegiatan bersih desa yang dilakukan setiap tahun. Kekayaan cerita lokal yang ada di Desa Gentan juga banyak dan beragam sesuai dan masih terlestari hingga sekarang. Selain itu, budaya gotong royong masih menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Desa Gentan. Sumberdaya manusia yang dimiliki Desa Gentan yang kebanyakan bermata pencaharian sebagai petani dan perantau belum mempunyai cukup pengetahun dan keahlian/ketrampilan dalam mengembangkan pariwisata yang akan dikembangkan

Obyek Wisata Batu Seribu terletak di Dusun Banseng Desa Gentan kecamatan Bulu Kabupaten Sukoharjo yang terletak pada 7 ° LS” 17,00” LS-7° 49” 23,00” LS dan 110° 42” 06,79” BT-110° 57” 33,70” BT. Dengan batasan-batasan wilayah bagian utara adalah Kotamadia Dati II Surakarta, bagian timur berbatasan dengan Kabupaten Dati II Karanganyar, bagian selatan berbatasan dengan Kabupaten Dati II Gunung Kidul (Propinsi Dati I Daerah Istimewa Yogyakarta), bagian barat dengan Kabupaten Dati II Klaten, dan Kabupaten Dati II Boyolali (Pratama, 2008: 2). Obyek Wisata Batu Seribu memiliki akses masuk ± 3 Km dari Jalan raya menuju Obyek Wisata dengan jalan yang berbuki-bukit dan melewati hutan buatan yaitu hutan jati yang dibuat oleh Pemerintah Daerah Sukoharjo, kondisi alam yang demikian menyuguhkan sebuah pemandangan yang indah ketika memasuki kawasan Obyek Wisata. Obyek Wisata Batu Seribu selain memiliki potensi alam seperti hutan jati, bukit-bukit yang berbatu pada kawasan wisata Batu Seribu juga terdapat genangan air jernih yang dialiri dari sumber yang mempunyai debit air total 21 lt/detik, dan sifatnya konstan.

Kami selaku konsultan pariwisata mengucapkan terimakasih kepada Instansi terkait atas kepercayaan dan kerjasamanya. Demikian artikel penelitian pariwisata ini disusun, semoga bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam pembangunan pariwisata setempat. Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di +62 812-3299-9470

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *