Raperda Film Jawa Tengah

Kajian Pariwisata – Jawa Tengah – Film sebagai karya seni budaya yang terwujud berdasarkan kaidah sinematografi merupakan fenomena kebudayaan, sementara perfilman adalah berbagai hal yang berhubungan dengan film. Hal itu bermakna bahwa film merupakan hasil proses kreatif warga negara yang dilakukan dengan memadukan keindahan, kecanggihan teknologi, serta sistem nilai, gagasan, norma, dan tindakan manusia dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dengan demikian film tidak bebas nilai karena memiliki seuntai gagasan vital dan pesan yang dikembangkan sebagai karya kolektif dari banyak orang yang terorganisasi. Itulah sebabnya, film merupakan pranata sosial (social institution) yang memiliki kepribadian, visi dan misi yang akan menentukan mutu dan kelayakannya.

Kondisi film dan perfilman Indonesia baik di tingkat nasional dan daerah semakin berkembang pesat mengikuti laju perkembangan globalisasi dan teknologi informasi, hal terlihat dari semakin beraneka ragamnya film, semakin banyaknya perusahaan film, filmmaker dikalangan masyarakat film, maupun masyarakat umum, bahkan di kalangan pelajar.

Baca Juga : Masterplan Pengembangan Kampung Wisata Tamansari

Pasal 1 angka 11 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan mengatur ketentuan bahwa naskah akademik adalah naskah hasil penelitian atau pengkajian hukum dan hasil penelitian lainnya terhadap suatu masalah tertentu yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah mengenai pengaturan masalah tersebut dalam rancangan peraturan daerah provinsi sebagai solusi terhadap permasalahan dan kebutuhan hukum masyarakat level propinsi.

PT. Kirana Adhirajasa Indonesia, selaku konsultan pariwisata mengucapkan terimakasih kepada semua pihak-pihak terkait sehingga terselesaikan kajian RAPERDA Film Jawa Tengah. Adanya Perda Perfilman di Jawa tengah yang berpijak pada “film sebagai kepribadian masyarakat dan kearifan lokal Jawa tengah”, diharapkan dapat meningkatkan kualitas produksi film untuk dapat bersaing di kancah daerah, nasional dan internasional. Terpenting adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia masyarakat perfilman, insan perfilman, pelaku kegiatan dan usaha perfilman. Lebih lanjut, tentu berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa tengah.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kajian atau konsultasi Pariwisata dapat menghubungi Admin kami di 081215017910

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *