Taman Nasional Gunung Leuser: Taman Nasional Terbesar dan Terluas di Indonesia

Taman Nasional Gunung Leuser: Taman Nasional Terbesar dan Terluas di Indonesia – Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) adalah taman nasional yang terletak di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara. Taman nasional ini memiliki luas sekitar 792.675hektar, sehingga dijadikan sebagai taman nasional terbesar dan terluas di Indonesia. Di Provinsi Aceh, mencakup wilayah Kabupaten Subulussalam, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Gayo Lues, Bener Meriah, dan Aceh Temiang. Sementara Provinsi Sumatera Utara mencakup wilayah Kabupaten Dairi, Karo, dan Langkat. 

Gubernur Aceh mendirikan Suaka Alam dari Gunung Leuser seluas 142.800 hektar pada tahun 1934. Selanjutnya kawasan konservasi di sekitarnya juga ditetapkan, meliputi Suaka Margasatwa Gunung Leuser, Suaka Margasatwa Kluet, Suaka Margasatwa Langkat, dan Suaka Margasatwa Sikundur. Kemudian pada tahun 1976, Suaka Margasatwa Kappi, Taman Wisata Sikundur, dan Taman Wisata Lawe Gurah ditetapkan sebagai kasawan konservasi. Tak lama setelah itu, berdasarkan Surat Pernyataan Menteri Pertanian No.736/Mentan/X/1980 status kawasan konservasi di Gunung Leuser berubah menjadi Taman Nasional Gunung Leuser dengan penambahan Hutan Lindung dan Hutan Produksi dengan total luasnya menjadi 792.675 hektar. 

Taman Nasional Gunung Leuser telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 2004, karena memiliki nilai penting secara ekologis, geologis, dan budaya. UNESCO menetapkan kawasan ini sebagai Cagar Biosfer dan Cluster Natural World Heritage Site. Taman Nasional ini memiliki ekosistem yang beragam, mulai dari hutan, pantai, rawa, hutan dataran rendah, hingga pegunungan sub-alphine. Hutan hujan tropis merupakan vegetasi yang paling dominan di taman nasional ini, dengan luas sekitar 1,2 juta hektar. TNGL ini memiliki beragam flora dan fauna langka. Terdapat sekitar 3.500 jenis flora, diantaranya tumbuhan langka daun payung raksasa, bunga raflesia, hingga Rhizanthes zippelnii yang merupakan bunga terbesar dengan diameter 1,5 meter. 

TNGL juga merupakan rumah bagi berbagai macam fauna, diantaranya mamalia, burung, reptil, amfibi, ikan, dan invertebrata. Satwa endemik Sumatra yang hidup di taman nasional ini diantaranya Harimau Sumatra, Gajah Sumatra, Orangutan Sumatra, Badak Sumatra, monyet ekor panjang, siamang, tapir malaya, bekantan, ikan arwana, dan satwa lainnya. 

Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di (0812-3299-9470).

Baca juga : Toron Tradisi Masyarakat Madura Jelang Idul Adha

Sumber: medan.kompas.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *