Tren Wisata Bahari Indonesia

Tren Wisata Bahari Indonesia – Wisata bahari merupakan sektor viral yang mampu menumbuhkan perekonomian berbagai negara, khususnya negara kepulauan seperti Indonesia. Wisata bahari identik dengan wisata dengan konsep keberlanjutan. Pariwisata berkelanjutan merupakan pengembangan konsep wisata yang mengarah pada keberlanjutan jangka panjang, baik terhadap aspek sosial, budaya, maupun ekonomi dan lingkungan. 

Indonesia memiliki beragam potensi daya tarik wisata, salah satunya wisata bahari. Inonesia memiliki lebih dari 17.500 pulau. Menurut data Kementerian Kelautan dan Perikanan, Indonesi memiliki 20.87 juta hektar kawasan konservasi perairan, pesisir, dan berbagai pulau kecil. Kekayaan maritim ini menjadi potensi wisata bahari Indonesia. 

Tren wisata bahari tengah melanda di seluruh negara di dunia. Worldwide Fun mencatat bahwa, potensi wisata bahari Indonesia termasuk pada wisata pantai mendominasi hingga 60 persen, wisata bentang laut seperti cruise, yacht mencapai 25 persen, dan wisata bawah laut seperti snorkeling dan diving mencapai 15 persen. 

Potensi wisata bahari bisa berkembang pesat karena wisatawan yang berkunjung di Indonesia selalu dimanjakan dengan berbagai panorama alam khas laut dan biota laut yang ada didalamnya. Terlebih menurut Menteri Parekraf, Sandiaga Uno, saat ini wisatawan banyak mencari daya tarik wisata yang mengutamakan keberlanjutan, kehidupan personal, kehidupan lokal, hingga sensasi liburan dengan representasi mental. Oleh karena itu, wisata bahari bisa menjadi potensi besar dalam perekonomian Indonesia. 

Kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Archipelagic and Island States (AIS) Forum 2023 yang telah diselenggarakan pada 11 Oktober silam di Bali turut meningkatkan tren wisata bahari Indonesia. Beberapa wilayah yang memiliki potensi wisata bahari seperti DKI Jakarta juga dinilai memberikan potensi untuk berkembang dan menjadi penopang kehidupan bagi warga pesisir. Sustainable Development Goals Dalam Menunjang Industri Pariwisata

Baca juga :

Pengembangan pariwisata bahari akan cepat terwujud dengan beberapa strategi diantaranya manajemen pengelolaan wisata bahari, regulasi lintas sektor, dan strategi manajemen ekonomi. Namun, pengelolaan wisata bahari harus berdasarkan kondisi konservasi, atraksi olahraga air, dan berpedoman pada kearifan lokal daerah. Selain itu, masyarakat juga harus meningkatkan kapasitas dan kesadaran tentang wisata berkelanjutan dengan menjaga ekosistem laut. 

Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di (0812-3299-9470).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *