WISATA DOMINAN SEBAGAI PEDUKUNG SALAH SATU BELANJA WISATAWAN KOTA SURAKARTA

Surakarta terkenal pula dengan kekayaan budayanya, melalui budayanya inilah Surakarta dikenal oleh masyarakat luas. Budaya Kota Surakarta lah yang menjadi daya tarik wisata lokal karena budaya Surakarta memiliki potensi pariwisata yang tinggi untuk dikembangkan. Selain itu jenis-jenis pariwisata yang ada di Kota Surakarta juga hampir seluruhnya dijalankan oleh masyarakat Kota Surakarta, jenis pariwisata yang terdapat di Kota Surakarta yaitu Wisata Budaya.

Dari review wisatawan pada kajian belanja wisata Kota Surakarta Keraton Surakarta Hadiningrat atau Keraton Surakarta adalah Istana resmi Kesunanan Surakarta Hadiningrat yang terletak di Kota Surakarta. Keraton ini didirikan oleh Sri Susuhunan Pakubuwana II pada tahun 1744 sebagai pengganti Keraton Kartasura yang porak-poranda akibat Geger Pecinan pada tahun 1743. Keraton ini mempunyai pecahan yakni Keraton Yogyakarta Hadiningrat yang merupakan istana dari Kesultanan Yogyakarta, sehingga secara tradisional Dinasti Mataram diteruskan oleh dua kerajaan, yakni Kesunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta. Total luas wilayah keseluruhan keraton surakarta mencapai 147 hektar, yakni meliputi seluruh area di dalam benteng Baluwarti, Alun-Alun Lor, Alun-Alun Kidul, Gapura Gladag, dan kompleks Masjid Agung Surakarta. Sementara luas dari kedhaton mencapai 15 hektar.

Walaupun Kesunanan Surakarta secara resmi telah menjadi bagian Republik Indonesia pada tahun 1945, kompleks bangunan keraton ini masih berfungsi sebagai tempat tinggal susuhunan/sunan dan rumah tangga istananya yang masih menjalankan tradisi kesunanan hingga saat ini. Keraton ini kini juga merupakan salah satu objek wisata di Kota Surakarta. Menurut Bapak Hargianto saat berkunjung ke daya tarik wisata Kraton Kasunanan Hadiningrat bahwa “secara umum keraton kasunanan ini bagus dan menarik, tetapi seperti kurang terpelihara dengan baik.

  1. Gronjongan Sewi Tawangmangu

Salah satu tempat wisata di Kota Surakarta yang paling terkenal dan banyak dibicarakan wisatawan adalah Gronjongan Sewu Tawangmangu. Destinasi pelesiran berupa air terjun setinggi 80 meter dan sekitar 37 kilometer dari pusat Kota Surakarta. Air terjun ini merupakan yang tertinggi di wilayah Jawa Tengah.

Untuk menuju ke lokasi, wisatawan harus mendaki setidaknya 1.000 anak tangga. Pada saat hari pekan, tempat wisata ini ramai didatangi wisatawan dari dalam dan luar kota. Untuk dapat menyaksikan keindahan alam di sekitar air terjun tawangmangu, pengunjung akan dikenai tiket masuk seharga kurang lebih Rp. 20.000 perorang.

  1. Kampung batik kauman

Rata-rata wisatawan yang datang berkunjung ke Kota Surakarta memilih Kampung Batik Kauman sebagai daya tarik wisata yang akan dikunjungi. Wisatawan dapat melihat proses pembuatan batik tersebut di Kampung Batik Kauman. Daya tarik wisata belanja yang terletak tidak jauh dari Keraton Kasunanan Surakarta, wisatawan bisa mendapat aneka batik dengan motif dan corak yang beragam.

Umumnya batik yang diproduksi pengrajin di sini berupa batik tulis, batik cap, atau batik kombinasi, dengan motif modern dengan warna gelap. Kualitas produk dari kampung batik yang satu ini juga sudah terkenal sampai ke luar negeri. Banyak wisatawan yang sengaja mampir kemari untuk memborong batik, baik sekadar untuk oleh-oleh khas Surakarta maupun dijual kembali. Harga batik disini pun bervariasi, mulai dari yang murah hanya dalam kisaran ratusan ribu sampai yang mahal hingga jutaan rupiah.

  1. Pasar Klewer

Kota Surakarta memiliki salah satu destinasi favorit untuk yang senang membeli kain atau batik, yaitu Pasar Klewer. Pasar tekstil terbesar di Kota Surakarta menjual beragam kain batik, batik buatan pengrajin lokal maupun mancangara. Selain memiliki koleksi batik yang lengkap, di pasar yang ditempati sekitar 2.000 pedagang ini terdapat item fashion lain seperti seragam sekolah lengkap dengan atribut, jaket, kaos, pakaian, dan lain-lain. Pasar Klewer juga memberikan harga yang murah dan berkualitas.

  1. Pura Mangkunegaran

Istana yang dibangun dengan sangat indah dan megah ini merupakan tempat kediaman resmi pemimpin Kadipaten Praja Mangkunegaran. Bangunan yang terletak di Jalan Rongowarsito, yang tergolong dekat dengan Stasiun Balapan ini telah berhasil menjadi pusat budaya dan seni Kota Surakarta. Wisatawan dapat berkunjung ke Pura Mangkunegaran pada hari rabu, sebab gelaran gamelan rutin akan diselenggarakan disana setiap hari rabu. Terdapat sangar tari tradisional dan modern yang latihannya dilaksanakan setiap hari mulai pukul 15.00 sore.

  1. Benteng Vastenburg
  2. Temurun private museum

Museum Tumurun Private Museum merupakan museum yang sejauh ini masuk ke list yang paling menarik dikunjungi. Lukisan dimuseum tersebut banyak yang menarik. Detail lukisan dan lain-lainnya mempunya ceritanya sendiri.

  1. Pusat Grosir Solo

Pusat grosir solo merupakan pusat belanja yang terletak di pusat kota Surakarta, yaitu di daerah Gladag. Pedagang-pedagang di PGS melayani pembelian baik secara grosir maupun eceran untuk aneka produk sandang, terutama batik di Kota Surakarta. Hampir seluruh oleh-oleh Kota Surakarta terdapat di Pusat Grosir Solo, mulai dari pakaian batik, gamis, hijab, textile, dan baju tidur. Pusat grosir solo juga menawarkan harga murah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *