Wisata Seni dan Budaya Intro Living Museum

Wisata Seni dan Budaya Intro Living Museum – Perkembangan paradigma museum memunculkan beberapa konsep baru museum yang diantaranya adalah community museum, open museum, integrated museum, dan ecomuseum. Perkembangan ide dan gagasan permuseuman juga memunculkan istilah baru yang dikenal sebagai living museum. Istilah living museum merupakan sebuah konsep museum yang melibatkan aktivitas masyarakat dengan tradisi yang masih hidup dan mendukung upaya pelestarian serta informasi sebuah wilayah. Meski istilah Living Museum masih belum banyak digunakan di ilmu permuseuman / museology dan masih bersifat istilah umum, pemaknaan dan implementasi living museum masih menjadi suatu umum maka dalam pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan faktor lingkungan dan masyakarat pendukung di sekitar museum.

Kota Yogyakarta terkenal dengan memiliki beragam wisata seni dan budaya. Salah satu wisatanya dinamai Intro Living Museum yang berlokasi di Kotagede, yang merupakan ibu kota pertama Mataram Islam, tepatnya di Jalan Tegal Gendu. Museum yang menampilkan budaya lokal masyarakat Kotagede dengan menggunakan digitalisasi dalam menjelaskan materi museum dan memiliki visual yang menarik. Selain itu untuk mengunjungi Museum sudah memperhatikan jalur difabel. Pengelolaan Museum dibawah Balai Pelestarian Bangunan Cagar Budaya.

Pusat informasi atau intro museum Living Museum berfungsi sebagai penghubung atau portal untuk memasuki Kotagede. Gagasan yang diambil dalam Living Museum Kotagede adalah dengan membagi kedalam klaster-klaster berdasarkan karateristik tinggalan budaya yang ada. Klaster-klaster tersebut antara lain adalah Klaster Situs dan Lansekap Arkeologi; Klaster Teknologi-Kemahiran Tradisional; Klaster Sastra, Seni Pertunjukan, Adat Tradisi, Agama dan Kehidupan Keseharian; dan Klaster Pergerakan Sosial Kemasyarakatan.

Baca juga : Fakta-Fakta Menarik Gamelan

 Kami selaku konsultan pariwisata mengucapkan terimakasih kepada Instansi terkait atas kepercayaan dan kerjasamanya. Demikian artikel penelitian pariwisata ini disusun, semoga bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam pembangunan pariwisata setempat. Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di (0812-3299-9470).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *