Daya Tarik Ecotourism Green Canyon

Green Canyon, yang terletak di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, merupakan destinasi wisata yang mengusung konsep ecotourism atau wisata berwawasan lingkungan. Tempat ini dikenal sebagai salah satu keajaiban alam Indonesia yang menawarkan keindahan lembah hijau, sungai jernih, dan formasi batuan karst yang memukau. Nama asli tempat ini adalah Cukang Taneuh, yang dalam bahasa Sunda berarti “jembatan tanah”. Namun, julukan “Green Canyon” diberikan oleh seorang wisatawan asal Prancis pada tahun 1980-an karena warna hijau air sungainya yang unik.

Keunggulan Green Canyon sebagai destinasi ecotourism terletak pada keindahan alaminya yang masih terjaga. Sungai Cijulang yang mengalir di sepanjang area ini menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan. Pengunjung dapat menikmati keindahan sungai ini dengan menyewa perahu kayu khas yang disebut “ketinting”. Selama perjalanan menyusuri sungai, pengunjung akan disuguhkan pemandangan tebing-tebing tinggi yang ditumbuhi lumut dan pepohonan hijau, menciptakan atmosfer yang asri dan menenangkan.

Selain itu, Green Canyon juga menawarkan berbagai aktivitas ramah lingkungan, seperti body rafting, berenang di sungai, dan eksplorasi gua. Aktivitas ini tidak hanya memberikan pengalaman seru, tetapi juga meningkatkan kesadaran wisatawan akan pentingnya menjaga kelestarian alam. Pihak pengelola dan masyarakat lokal berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian ekosistem Green Canyon, sehingga wisatawan diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan dan mengikuti aturan yang berlaku.

Dengan konsep ecotourism, Green Canyon tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat lokal. Banyak penduduk setempat yang terlibat dalam pengelolaan wisata, baik sebagai pemandu, operator perahu, maupun pengelola warung makan. Pendekatan ini mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat tanpa merusak ekosistem alam.

Bagi wisatawan yang mencari pengalaman yang berbeda, Green Canyon adalah pilihan yang tepat. Selain menawarkan keindahan alam, destinasi ini juga mengajarkan nilai-nilai penting tentang pelestarian lingkungan. Untuk menikmati keindahan ini, waktu terbaik untuk berkunjung adalah di musim kemarau, karena sungainya lebih jernih dan arusnya lebih tenang.

Green Canyon adalah contoh nyata bagaimana ecotourism dapat mengintegrasikan pelestarian alam dengan pemberdayaan ekonomi lokal. Dengan menjaga keindahannya, kita turut berkontribusi pada masa depan pariwisata yang berkelanjutan di Indonesia.

Sumber foto: https://andarabus.com/wisata-green-canyon-pangandaran/

Sumber:

  • Kurniawan, A. S., & Prasetyo, T. Y. (2020). “Pemberdayaan Masyarakat Lokal Melalui Ekowisata di Kawasan Green Canyon Pangandaran”. Jurnal Pariwisata Berkelanjutan, 4(2), 113-125.
  • Rahayu, I., & Sudibyo, A. (2021). “Analisis Potensi Ekowisata Sebagai Upaya Konservasi Lingkungan”. Jurnal Ilmu Lingkungan, 19(1), 45-58.
  • Susanto, B. (2019). “Wisata Ramah Lingkungan: Green Canyon Sebagai Destinasi Ekowisata”. Jurnal Ekowisata Indonesia, 8(3), 25-33.

Baca juga: Potensi Geowisata di Sumatera Barat

Untuk informasi lainnya hubungi admin kami di:

Whatsapp: (0812-3299-9470)

Instagram: @jttc_jogja

Tags:

Comments are closed

Latest Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.