Sektor pariwisata membutuhkan pasokan energi yang sangat besar setiap harinya. Hotel, resort, transportasi lokal, dan penerangan fasilitas wisata mengonsumsi daya listrik serta bahan bakar fosil secara masif. Oleh karena itu, penerapan Energy Efficiency Tourism (pariwisata hemat energi) menjadi solusi utama untuk menekan biaya operasional sekaligus mengurangi jejak karbon di destinasi wisata.
Apa Itu Energy Efficiency Tourism?
Energy Efficiency Tourism adalah pendekatan pengelolaan pariwisata yang berfokus pada optimasi dan efisiensi penggunaan energi. Konsep ini mendorong seluruh pelaku usaha wisata untuk memanfaatkan energi secara bijak tanpa mengorbankan kenyamanan serta keamanan wisatawan.
Meskipun sektor wisata terus berkembang pesat, pengelola dapat mengontrol dampak lingkungannya melalui teknologi hemat energi dan perubahan perilaku harian. With demikian, destinasi wisata dapat mempertahankan daya tariknya secara efisien dan berkelanjutan.
4 Strategi Mewujudkan Destinasi Hemat Energi
Pengelola destinasi dan pelaku usaha dapat menerapkan langkah-langkah konkret berikut untuk meningkatkan efisiensi energi:
Peralihan ke Sumber Energi Terbarukan
Pengelola resort dan hotel dapat memasang panel surya (solar panel) atau memanfaatkan energi angin. Di samping itu, penggunaan energi bersih menekan ketergantungan pada listrik berbasis bahan bakar fosil.
Penerapan Teknologi Bangunan Cerdas (Smart Building)
Penggunaan lampu LED hemat energi, sensor gerak otomatis, dan sistem pendingin ruangan (AC) berbasis inverter mengurangi pemborosan listrik. Sebagai hasilnya, konsumsi energi harian gedung wisata turun secara signifikan.
Pengembangan Transportasi Ramah Lingkungan
Pemerintah daerah dan pengelola menyediakan bus listrik, persewaan sepeda, atau jalur pejalan kaki yang nyaman. Oleh sebab itu, wisatawan dapat berkeliling destinasi tanpa memicu emisi bahan bakar berlebih.
Edukasi Perilaku Hemat Energi untuk Wisatawan
Pengelola mengajak tamu untuk mematikan AC dan lampu saat meninggalkan kamar. Pada akhirnya, partisipasi aktif pengunjung mempercepat pencapaian target efisiensi energi di destinasi.
Kesimpulan
Penerapan Energy Efficiency Tourism memberikan keuntungan ganda bagi industri pariwisata, yaitu penghematan biaya finansial dan perlindungan lingkungan. Oleh karena itu, komitmen bersama antara pengelola, pemerintah, dan wisatawan akan mewujudkan destinasi hijau yang lebih hemat energi di masa depan.
Baca juga : Environmental Impact Pariwisata dan Cara Mengukurnya
Whatsapp: (0812-3299-9470)
Instagram: @jttc_jogja

Comments are closed