Dalam perencanaan kepariwisataan di Kabupaten Pemalang, perlu adanya pengelolaan destinasi wisata agar potensi-potensi yang dimiliki bisa dikembangkan.
Pengelolaan destinasi wisata merupakan proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfataan ruang di tempat destinasi wisata. Pengelolaan destinasi wisata disusun dengan perspektif menuju keadaan pada masa depan yang diharapkan, bertitik tolak dari data, informasi dan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat dipakai, serta memperhatikan keragaman wawasan kegiatan tiap sektor, perkembangan masyarakat dan lingkungan hidup berlangsung secara dinamis, seiring dengan berjalannya waktu.
Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang bertujuan meningkatkan kualitas wilayah agar dapat dimanfaatkan dan dikendalikan pemanfaatannya untuk mencapai kondisi optimal yang di dalamnya mencakup semua aktivitas pariwisata. Pengelolaan destinasi pariwisata di suatu daerah selalu terkait dengan perencanaan kualitas wilayah yang dilakukan. Secara tidak langsung, pengelolaan yang terjadi pada sektor pariwisata akan mempengaruhi pengembangan tata ruang wilayah secara umum. Salah satunya adalah di Kabupaten Pemalang.
baca juga: Kepemimpinan dan Manajemen Kelembagaan di Sektor Pariwisata
Kabupaten Pemalang memiliki potensi wisata yang cukup tinggi. Dalam perencanaan kepariwisataan di Kabupaten Pemalang, perlu adanya regulasi dari
pemerintah terkait zonasi dan perencanaan wilayah sehingga dalam pelaksanaannya tetap memperhatikan manfaat dari segi sosial,ekonomi, dan budaya. Regulasi pemerintah juga harus mendukung pemeliharaan lingkungan alam, kekayaan budaya, dan peninggalan sejarah yang ada di Kabupaten Pemalang.
Pengelolaan destinasi wisata bertujuan untuk mendorong perekonomian masyarakat setempat dan menjadi pemicu dalam membangun masyarakat yang mandiri, peka terhadap permasalahan lingkungan yang terjadi di sekitar mereka, kreatif dan inovatif, serta mempunyai semangat gotong royong dalam
membangun dan memlihara lingkungan sosial, alam, dan budaya mereka. Hal tersebut dapat mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pengembangan pariwisata yang memerhatikan aspek sosial, ekonomi, serta budaya sehingga pengembangan pariwisata ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi dalam perspektif jangka panjang di Kabupaten Pemalang.
Dengan demikian, pengelolaan destinasi wisata berkelanjutan di Kabupaten Pemalang tidak saja terkait dengan isu-isu lingkungan, tetapi juga isu demokrasi, hak asasi manusia dan isu lain yang lebih luas. Pengelolaan destinasi wisata yang bertanggungjawab dalam industri pariwisata merupakan penjabaran dari konsep pengembangan kepariwisataan berkelanjutan khususnya terkait dengan aspek-aspek dalam pengelolaan pariwisata.
Untuk informasi lainnya hubungi admin kami di:
Whatsapp: (0812-3299-9470)
Instagram: @jttc_jogja

No responses yet