Public Speaking sebagai Tour Guide Wisata Adat Segunung

Tour Guide Wisata Adat Segunung – Public Speaking sebagai Tour Guide Wisata Adat Segunung- Desa Adat Segunung Jombang merupakan tempat wisata di Desa Carawulung, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Konsep wisata di kawasan ini menyuguhkan nuansa alam dan adat budaya setempat yang kerap menjadi daya tarik utama wisatawan yang datang. Karena letaknya yang berada di ketinggian 700 mdpl dan termasuk dalam kawasan Gunung Anjasmoro, maka kawasan wisata Desa Gunung Anjasmoro memiliki potensi yang besar untuk menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Jombang.

Meski memiliki potensi wisata yang cukup luas dan tercatat wisatawan berkunjung baik secara perorangan maupun berkelompok, namun para tokoh atau tour operator desa adat Segunung belum menawarkan on-site tour. kemampuan berbicara yang baik dan efektif, mencerminkan sumber daya manusia industri pariwisata yang profesional. Public speaking merupakan bagian penting yang harus disiapkan oleh masyarakat Kampung Wisata Adat Segunung dan dikuasai oleh setiap pemandu wisata karena memiliki pengolahan pesan terstruktur yang akan menarik perhatian wisatawan dan memberikan kesan yang baik pada setiap pemandu wisata yang dibuat. Karena berbicara di depan umum bukan merupakan kegiatan komunikasi yang berlangsung hanya antar individu tetapi dengan beberapa orang dalam waktu yang bersamaan, maka penting untuk mengembangkan strategi yang tepat untuk mengemas pesan sehingga mendapat perhatian yang baik dan diharapkan.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya seorang pemandu wisata di  Kampung Wisata Adat Segunung, Wonosalam, Jombang  yang mampu berbicara di depan umum sesuai dengan standar yang ditetapkan dalam dunia pariwisata. Pelatihan akan dihadirkan dalam dua sesi acara yaitu mengadakan diskusi dan mengetahui sejauh mana pengetahuan dan keterampilan terkait kemudian dilanjutkan dengan penyajian bahan ajar. Sebelum menggelar acara inti, kegiatan pertama yang dilakukan adalah membuat situasi di lapangan agar baik mitra maupun pengabdi dapat membangun situasi yang nyaman dan bersahabat. Selain itu, dalam diskusi tersebut, pemateri menanyakan kepada peserta pelatihan seberapa besar pemahaman mereka tentang pentingnya pemandu wisata di suatu destinasi wisata tradisional untuk dideskripsikan secara singkat.

Baca juga : Menangani Isu Kesehatan Mental di Tempat Kerja : Membangun Lingkungan Kerja yang Sehat dan Peduli

Dalam pelatihan tersebut, tidak hanya mengedepankan komunikasi satu arah antara pemateri dan audiens, namun penyampaian materi atau kegiatan edukatif dikemas secara langsung dalam interaksi dua arah dan dirancang dalam suasana yang melibatkan banyak orang. Setelah semua elemen dasar berbicara di depan umum dijelaskan dan fitur-fitur penting dari panduan ini dipahami, semua peserta didorong untuk segera mempraktekkan dan menerapkan semua yang mereka pahami selama pelatihan untuk memperkuat pemahaman mereka sekaligus menginternalisasi teori realitas. situasi dalam menghadapi wisatawan yang nantinya akan datang ke desa adat Segunung Jombang.

Kami selaku konsultan pariwisata mengucapkan terimakasih kepada Instansi terkait atas kepercayaan dan kerjasamanya. Demikian artikel penelitian pariwisata ini disusun, semoga bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam pembangunan pariwisata setempat. Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di 0812-3299-9470.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *