Mandalika sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas
Mandalika, yang terletak di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi salah satu dari lima destinasi pariwisata super prioritas di Indonesia. Dengan potensi alam yang melimpah, seperti pantai-pantai yang memukau dan lanskap perbukitan yang hijau, Mandalika siap menarik wisatawan mancanegara dan domestik. Rencana Induk Pariwisata Terpadu (RIPT) Mandalika menjadi panduan utama dalam pembangunan kawasan ini secara berkelanjutan.
Strategi Pembangunan Berbasis RIPT
Perancangan RIPT Mandalika tujuannya untuk mengembangkan potensi pariwisata melalui pendekatan terpadu, yang meliputi pembangunan infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia, serta pelestarian lingkungan. Salah satu fokus utama RIPT adalah pengembangan aksesibilitas, seperti pembangunan Bandara Internasional Lombok dan jalan raya yang menghubungkan Mandalika dengan destinasi lain di Lombok.
Pengembangan kawasan ini juga mencakup penyediaan fasilitas akomodasi kelas dunia serta pusat hiburan dan olahraga, termasuk sirkuit MotoGP yang mendunia. Dengan pendekatan ini, berharap Mandalika mampu menjadi destinasi unggulan yang memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar.
Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan
Selain infrastruktur, RIPT Mandalika juga menekankan pentingnya pelestarian lingkungan. Pemerintah dan pengelola kawasan berupaya menjaga keasrian lingkungan dengan mengembangkan wisata berbasis ekologi. Hal ini diwujudkan dalam upaya pelestarian terumbu karang, perlindungan satwa laut, serta pengelolaan sampah yang ramah lingkungan. Keberlanjutan ini tidak hanya menjamin kelestarian sumber daya alam, tetapi juga meningkatkan daya tarik wisatawan yang semakin peduli dengan isu lingkungan.
Tantangan dan Solusi
Meskipun RIPT Mandalika dirancang dengan matang, namun ada beberapa tantangan yang dihadapi, seperti masalah pembebasan lahan, peran masyarakat lokal, dan dampak sosial dari pembangunan besar-besaran. Untuk mengatasi tantangan ini, pihak pengelola mengedepankan pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat dalam pengambilan keputusan. Selain itu, harapannya program pelatihan dan pendidikan bagi masyarakat lokal mampu meningkatkan keterampilan dan partisipasi aktif mereka dalam sektor pariwisata.
Baca juga : Benchmarking Produk Kreatif di Wisata Bali dan Yogyakarta
Kesimpulan
RIPT Mandalika merupakan langkah strategis untuk mengembangkan potensi pariwisata di NTB secara terpadu dan berkelanjutan. Dengan pendekatan yang holistik, melibatkan infrastruktur modern, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat, Mandalika siap menjadi destinasi kelas dunia yang berdampak positif bagi Indonesia.
Sumber Gambar: wisestepsconsulting.id
Sumber Referensi
- Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. (2023). Rencana Induk Pariwisata Terpadu Mandalika. Diakses dari https://kemenparekraf.go.id
- Susanto, A. (2022). Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Mandalika. Jurnal Pariwisata Indonesia, 8(2), 45-58.
- Wibowo, D. (2021). Analisis Ekonomi dan Sosial Pengembangan Destinasi Mandalika. Jurnal Ekonomi Kreatif, 10(1), 123-139.
Untuk informasi lainnya hubungi admin kami di:
Whatsapp: (0812-3299-9470)
Instagram: @jttc_jogja

No responses yet