Merapi Saudara yang Melindungi

merapi

Merapi Saudara yang Melindungi – Masyarakat lereng Merapi memperlakukan Gunung Merapi sebagai keberadaan yang memiliki jiwa, sehingga berbagai aspek yang melekat padanya dipersonifikasi. Sebelumnya sudah dijelaskan mengenai sosok-sosok makhluk halus yang berperan dalam penyelenggaraan Kraton Merapi. Sosok-sosok tersebut dikaitkan dengan elemen-elemen alamiah seperti tanaman, cuaca, awan, dan angin. Melalui personifikasi-personifikasi semacam ini, Merapi beserta makhluk-makhluk penghuninya menjadi suatu sistem kekerabatan yang dipercaya memiliki dinamika relasi layaknya masyarakat manusia.

Apabila dipandang dari arah Kota Yogyakarta, Gunung Merapi tampak berdiri kokoh sebagai suatu monumen tunggal yang perkasa, dan tidak ada pembatas yang berarti antara bahaya yang senantiasa mengancam dari kawah Merapi dengan pemukiman penduduk kota. Hal ini sangat berbeda dengan pandangan masyarakat yang hidup di desa-desa terdekat dengan puncak Merapi. Contohnya, masyarakat Turgo memiliki kepercayaan bahwa Bukit Turgo adalah pelindung yang menjaga desa mereka dari ancaman erupsi Merapi. Mereka percaya bahwa Bukit Turgo adalah ibu dari Gunung Merapi, sehingga tidak mungkin Merapi menyakiti ibunya sendiri. Dengan percaya pada perlindungan sosok ibu, masyarakat telah mengambil bagian dalam suatu hubungan kekerabatan dengan personifikasi dari kekuatan alam Gunung Merapi dan memasrahkan diri pada perlindungannya. Karena Merapi tidak akan menyakiti ibunya, maka lahar tidak akan mengalir ke desa mereka (Fatkhan, 2006, p. 114). Ada juga mitos yang memasangkan Bukit Turgo dengan Bukit Plawangan di sebelah Timurnya sebagai gunung bapa-biyung, artinya salah satunya adalah bapak dari Merapi dan yang lainnya ibunya. Tidak hanya itu, di daerah lain seperti Klaten juga ada bukit-bukit yang dianggap sebagai anak Gunung Merapi (Ragil et al., 2020, p. 16) atau bahkan mbah bibinya (Istanto et al., 2019, p. 198). Berbagai variasi yang ditemukan dari beberapa wilayah tersebut semakin menegaskan bahwa masyarakat lereng Merapi mempercayakan keselamatan hidup mereka di atas landasan hubungan persaudaraan dengan kekuatan-kekuatan alam yang ada di sekitarnya.

Baca juga : Menyelusuri Pesona Curug Parigi

Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di(0812-3299-9470).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *