Nande-Nande Perengge-rengge Sebagai Role Model Perempuan di Ruang Publik

Nande-Nande Perengge-rengge Sebagai Role Model Perempuan di Ruang Publik – Bik Untung merupakan salah satu role model perempuan Nande-nande Parengge-rengge di ruang publik yang bisa dijadikan sauriteladan. Sosok pedagang perempuan Karo yang berdikari sendiri dalam pemenuhan ekonomi keluarga dan bahkan bisa membuka lowongan kerja bagi perempuan lain, sosok good girls yang sukses, pekerja keras, sederhana dan cerdas. Pengalaman kerja sebagai Nande-nande 37 tahun, usia 59 tahun, anak 4 dan status janda. Anak pertama berpendidikan D3 pariwisata (menikah), anak ke-2 Tata Boga di Unimed (Menikah), anak ke-3 intensif kedoktoren (belum menikah) dan anak ke-4 kuliah di Manado. Sebagai wanita berhasil mendidik anak-anaknya ke sekolah tinggi, prinsip pendidikan nomor satu dan bekerja keras menjadi kata kunci keberhasilan dan prinsip hidupnya.

Untuk menjadi seperti Bik Untung tentunya tidak gampang, ketika ia memulai usaha dia tidak memiliki modal ekonomi, hanya mengandalkan modal sosial yakni modal kepercayaan (trust) dan Jaringan.Awalnya dikasih pinjaman modal (barang dagangan) oleh teman dagang (toke sayur-mayur) di tanah Karo, kemudian setelah pulang berjualan di Medan kami antar dan bayar modal awal tersebut ke Tanah Karo. Besoknya kami mendapat modal dari hasil jualan kemarin Rp. 875.000. Modal budaya dari Bik Untung yakni pekerja keras yang diwariskan oleh ibunya, kebiasaan sehari-hari yang dibangun diwaktu kecil hidup susah, dan rajin beribadah (religius). Tidak hanya itu, Bik Untung juga harus memiliki nilai diri/kepribadian yang menjadi kunci keberhasilan Bik Untung sebagai pedagang sukses.

Baca juga : Melihat Potensi Desa Wisata Lerep Kabupaten Semarang

Nilai dirinya yakni 1) Moral; altruisme, adil, rasional, religious dan pengasih, 2) Karakter; jujur, hemat, ringan tangan, bertanggungjawab, besar hati, suka menolong, sederhana, tidak berpangku tangan dan disiplin, 3) Mental: keras, kuat, berani dan tabah dalam menghadapi segala permasalahan yang terjadi di pasar meskipun pernah tertipu dan pelanggan yang lari tidak membayar utang, hal tersebut dijadikan pengalamannya untuk menjadi perempuan yang tangguh dan tidak mau hanya diam saja. Dalam perannya sebagai seorang ibu dan istri, Bik Untung mampu mengatur ranah domestik dengan membagi pekerjaan rumah pada anak dan suaminya pada saat masih hidup, saat ini bisa menyewa pembantu untuk mengurusi urusan domestik karena sudah sukses. Begitu juga dia masih sempat mengajarkan anak-anaknya dan membimbingnya sampai keempatnya menjadi orang-orang yang memiliki pendidikan yang baik.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kami, anda dapat menghubungi nomor marketing kami di (0812-3299-9470)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *