Kelebihan dan Kekurangan Penggunaan Material Batako

Batako adalah salah satu material yang paling sering digunakan untuk konstruksi bangunan, terutama untuk membuat dinding. Di dalam sebuah bangunan, dinding memang merupakan elemen yang sangat penting, baik sebagai fungsi struktural maupun yang non-struktural.

Batako adalah batu bata yang terbuat dari beton cor, seperti terbuat dari campuran semen dan agregat (pasir dan kerikil halus). Berkat campuran tersebut, biasanya batako akan memiliki kepadatan yang tinggi dan lebih kuat serta kokoh daripada batu bata biasa. Selain itu, batako memiliki warna keabu-abuan, yang mana berbeda dari batu bata yang umumnya berwarna kemerahan.

Jika dilihat dari bentuknya, batako bisa dibagi menjadi 2 macam yaitu batako berlubang dan batako berlubang. Batako berlubang (hollow block) adalah batako yang memiliki lubang di tengah-tengahnya. Sebaliknya, batako tidak berlubang (solid block) mempunyai bentuk yang padat berisi.

Baca Juga : Manfaat Penggunaan Keramik

Sedangkan menurut bahan baku pembuatnya, dikenal batako tras dan batako semen. Batako tras merupakan batako yang terbuat dari campuran kapur tras dan air. Karena batako-batako yang dihasilkan berwarna putih, batako ini juga sering disebut batako putih. Sementara itu, batako semen berasal dari adukan semen, pasir, dan air yang kemudian dicetak dengan mesin pres. Maka dari itu, ada yang menyebut batako semen dengan batako pres.

Berikut kelebihan dan kekurangan penggunaan material batako :

Kelebihan penggunaan batako

  1. Ukurannya yang besar dapat menghemat kebutuhan material secara kuantitatif
  2. Dapat menghemat waktu dalam proses pemasangan karena dimensinya yang besar
  3. Proses pembuatannya sederhana
  4. Mutu kualitasnya dapat dikontrol dengan baik
  5. Mudah dipotong untuk keperluan sambungan tertentu
  6. Gampang dicetak dalam berbagai bentuk dan ukuran
  7. Penerapan plesteran cukup tipis karena memiliki permukaan yang rata
  8. Bersifat kedap terhadap air sehingga tidak perlu khawatir terjadi kebocoran

Kekurangan penggunaan batako

  1. Rongga di tengah batako menyebabkan dinding batako lebih rentan mengalami retak rambut
  2. Sering pecah ketika proses pengangkatan karena memiliki rongga di tengah
  3. kemampuan meredam suara yang kurang baik.
  4. Batako merupakan material penghantar suhu yang baik sehingga mengakibatkan panas menyerap ke dalam ruangan ketika suhu di luar ruangan panas
  5. Walaupun ukurannya lebih besar, namun dari segi kekokohan batako masih kalah jika dibandingkan dengan batu bata.

Sumber artikel : arafuru.com, kompasiana.com, juraganmaterial.id

Kami selaku konsultan pariwisata mengucapkan terimakasih kepada Instansi terkait atas kepercayaan dan kerjasamanya. Demikian artikel penelitian pariwisata ini disusun, semoga bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam pembangunan pariwisata setempat.

Kata kunci: Konsultan pariwisata, penelitian pariwisata, kajian pariwisata, Architecture, Green Architecture, Brick, Batu Bata, Interior Design, Building, Construction

Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di +62 812-3299-9470

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latest Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.