Pariwisata budaya merupakan jenis daya tarik wisata yang merupakan peningggalan budaya maupun nilai budaya yang masih hidup sampai sekarang dan berbasis pada hasil karya manusia. Pariwisata telah berkembang pesat di Pulau Lombok yang memiliki potensi wisata yang beraneka ragam, seperti; wisata budaya, wisata religi, wisata bahari, wisata olahraga. Berbagai potensi wisata tersebut dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke Lombok.
Pariwisata budaya yang terdapat di Pulau Lombok sangat beraneka ragam. Keanekaragaman ini terbentuk melalui tradisi kearifan loka masyarakat yang bermukim di pulau lombok. Masyarakatmya sendiri terdiri dari berbagai suku, seperti: Suku Sasak, Suku Bali, Suku Jawa, Suku Mbojo, dan suku-suku lainnya. Tetapi, ynag paling mendominasi adalah Suku Sasak dan Suku Bali. Kedua suku tersebut membentuk berbagai kebudayaan yang berbasis kearifan lokal. Seni dan budaya yang terbentuk merupakan kolaborasi atau perpaduan antara seni dan budaya kedua suku tersebut.
Pariwisata budaya yang dapat dinikmati di Pulau Lombok ini sangat beragam. Di bidang seni tari, terdapat tari Beriuk tinjal yang merupakan representasi dari kehidupan sehari-hari masayarakat setempat, yaitu aktivitas masyarakat dalam bercocok tanam. Selain itu, terdapat tari gandrung yang menggambarkan pergaulan para remaja setempat, dimana masa remaja mereka gunakan untuk berteman baik dengan sesama. Selain itu, terdapat juga Tari Bali yang itu Tari Sakra, tari yang hanya ditarikan pada saat pelaksanaan upacara masyarakat yang beragama Hindu, dan tarian bebalihan yang diajarkan dengan tujuan untukmembina hubungan yang harmonis dengan sesama.
Selain Tari, ada juga musik tradisional yang terdapat di Pulang Lombok ini, yaitu Rindik. Rindik merupakan seni musik khas suku bali yang berkembang di pulau Lombok, dan merupakan salah satu seni music perkusi yang terbuat dari bambu dan dipukul dengan alat dari bambu sehingga mengeluarkan suara yang khas.

No responses yet