Ruang Terbuka Hijau Bagi Lingkungan

alam

Ruang terbuka hijau adalah area yang terdapat tumbuhan hijau seperti pohon, rumput, dan tanaman lainnya. Ruang terbuka hijau ini dapat berupa taman, taman kota, kebun, hutan, atau lahan kosong yang ditanami dengan tumbuhan hijau. Ruang terbuka hijau memiliki berbagai manfaat bagi lingkungan dan kesehatan manusia, seperti mengurangi polusi, meningkatkan kualitas udara, mencegah erosi tanah, meningkatkan kesehatan mental dan fisik, memperkaya keanekaragaman hayati.

Pada beberapa kasus di perkotaan terkait permasalahan kualitas lingkungan, keberadaan ruang terbuka hijau seringkali dipandang sebagai pelengkap ruang kosong saja. Pandangan inilah yang menyebabkan peran ruang terbuka hijau menjadi kurang optimal dalam suatu lingkungan. Dirjen 2 Penataan Ruang berpendapat bahwa manfaat dari keberadaan ruang terbuka hijau yang paling dapat dirasakan adalah fungsi ekologis. Dilihat dari manfaat tanaman atau tumbuhan, maka jelas bahwa akar tanaman berperan sebagai pemelihara kelangsungan persediaan air tanah. Tidak hanya itu, tumbuhan yang rindangpun, mampu menjadi peneduh dan mengurangi polusi perkotaan. Proporsi ruang terbuka hijau patut diperhitungkan karena perannya sebagai pembentuk dan penyeimbang struktur kota. Berikut beberapa manfaat dalam menjaga lingkungan RTH.

  1. Fungsi Ekologi Ruang Terbuka Hijau

Ruang terbuka hijau berfunsi sebagai paru-paru dari sebuah kota atau wilayah. Hal ini dikarenakan seluruh tumbuhan yang ada pada RTH dapat menyerap karbondioksida (CO2), menghasilkan oksigen, menurunkan suhu dan memberikan suasana sejuk serta menajadi area resapan air.

  1. Menjadi Lokasi Rekreasi yang Menyenangkan

Penataan ruang terbuka hijau yang sedemikian rupa oleh pemerintah membuat kita dan keluarga dapat menghabiskan waktu disana. Ruang terbuka hijau juga dapat dijadikan arena olahraga ataupun bersantai sambil mengerjakan tugas.

  1. Fungsi Estetika Ruang Terbuka Hijau

Dengan adanya ruang terbuka hijau, baik pemukiman, kawasan perkantoran, sekolah dan bangunan lainnya dapat terlihat lebih indah dan asri. Pemandangan hijau dari pepohonan dan udara sejuk juga bisa meremam perasaan jenuh setelah beraktifitas seharian.

  1. Fungsi Planologi Ruang Terbuka Hijau

Ruang Terbuka Hijau mampu menjadi pembatas antara satu ruang dengan ruang lainnya yang berbeda fungsi dan kegunaannya.

  1. Memenuhi Fungsi Pendidikan dan Ekonomis

Ruang terbuka hijau memiliki banyak jenis tanaman yang bisa digunakan sebagai sarana belajar siswa-siswi. Mereka juga akan belajar mencintai dan menjaga kelestarian alam lingkungan. Jika dilihat dari segi ekonomis, ruang terbuka hijau tentulah memiliki nilai jual dan konsumsi yang cukup menjanjikan. Baik itu dari tanaman bunga, buah-buahan ataupun kayu.

Demikian artikel ini disusun, semoga bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam pembangunan.

Kata Kunci : Architecture, Green Architecture, Ruang Terbua Hijau, Landscape Design, Building, Construction

Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di +62812-3299-9470.

No responses yet

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × 4 =

Latest Comments

Tidak ada komentar untuk ditampilkan.