Dampak Pengeluaran Pariwisata Terhadap Produksi Barang & Jasa di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019

Pengganda output (Output Multiplier) yaitu dampak peningkatan permintaan akhir suatu sektor terhadap total output seluruh sektor di wilayah Provinsi Jawa Tengah. Pengganda output sederhana adalah dampak kenaikan permintaan akhir suatu sektor di dalam perekonomian di wilayah Provinsi Jawa Tengah terhadap kenaikan output sektor yang lain, baik secara langsung maupun tidak langsung. Sedangkan pengganda output total yaitu dampak kenaikan permintaan akhir suatu sektor di dalam perekonomian suatu wilayah terhadap kenaikan output sektor yang lain, baik secara langsung, tidak langsung maupun dampak induksi.

Output sektor produksi terbentuk karena permintaan domestik dan luar negeri. Untuk menghasilkan output komoditi sektor-sektor ekonomi tersebut diperlukan input antara (intermediate input) berupa bahan-bahan dan jasa untuk proses produksi termasuk jasa faktor produksi. Dorongan permintaan terhadap produk barang dan jasa akan menciptakan perubahan nilai produksi. Permintaan atau pengeluaran wisatawan mancanegara (wisman), wisatawan nusantara (wisnus), pre dan post trip wisatawan Indonesia ke luar negeri, investasi pemerintah dan swasta di sektor pariwisata, belanja pemerintah untuk pariwisata dan biaya promosi kepariwisataan akan berdampak pada penciptaan output diseluruh sektor ekonomi. Dampak yang ditimbulkan secara ekonomi adalah dampak langsung berupa konsumsi barang dan jasa dan dampak tak langsung berupa interaksi antar sektor yang terjadi akibat perubahan output barang dan jasa yang dikonsumsi.

Berdasarkan Tabel Input Output Jawa Tengah tahun 2018, dengan struktur pengeluaran institusi kepariwisataan, diperoleh nilai output akibat adanya kegiatan pariwisata secara keseluruhan sebesar Rp185,450.58 miliar yang tersebar di seluruh sektor ekonomi. Dilihat menurut komponennya, dampak yang diciptakan akibat pengeluaran wisnus memberikan andil paling besar yaitu Rp143,913.06 miliar, diikuti pengeluaran investasi sebesar Rp37,524.86 miliar.

PT. Kirana Adhirajasa Indonesia, selaku konsultan pariwisata mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kepemudaan Olah Raga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah dan semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan Kajian Neraca Satelit Daerah (Nesparda) Provinsi Jawa Tengah Tahun 2019 yang nantinya dapat dijadikan acuan untuk mengeluarkan kebijakan yang tepat.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kajian atau konsultasi Pariwisata dapat menghubungi Admin kami di 081215017910.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *