Desa Wisata Wanurejo, “Desa Wisata Budaya & Kriya” di Kabupaten Magelang

Desa Wisata Wanurejo adalah Desa “Desa Wisata Budaya dan Kriya”, bisa dikatakan sebagai Desa budaya dan kriya karena budaya nya yang masih sangat kental warisan dari nenek moyang dan para leluhur dan memiliki banyak industri rumah tangga yang membuat berbagai macam kerajinan mulai dari pernak-pernik hingga patung-patung. Secara geografis, Desa Wisata Wanurejo adalah salah satu desa yang sangat subur dan hijau dengan bentangan sawah yang berada di kawasan Candi Borobudur. Asal usul dari Desa Wanurejo, desa ini didirikan oleh Eyang Wanu Tejakusuma atau Bendhoro Pangeran Haryo anak lelaki dari Sri Sultan Hamengkubuwono II. Titisan dari Eyang Wanu Tejakusuma dan sampai saat ini masih dapat ditemui dan dikunjungi di Puralaya Cikalan, Dusun Tingal, Desa Wanurejo.

Desa Wisata Wanurejo merupakan salah satu desa wisata yang ada di Kecamatan Borobudur. Desa Wisata Wanurejo terletak pada 600 meter dari gerbang masuk Candi Borobudur yang memiliki 9 dusundengan luas 470.100 Ha. Perbatasan wilayah Desa Wisata Wanurejo dengan:

  1. Utara : Desa Sawitan
  2. Timur : Desa Progowati
  3. Selatan : Desa Candirejo
  4. Barat : Desa Borobudur

Pada 9 dusun yang memiliki potensi pariwisata yang bermacam macam seperti Rik Rok, Elo Progo Art, Candi Pawon, homestay, Batik Dewi Wanu, Balokdes Wanurejo, Junkyard Auto Park dan masih ada yang lain . Desa Wisata ini juga memiliki akses yang sudah bagus untuk dilewati khususnya untuk akses jalan utama dimana akses jalan utama untuk masuk ke Desa Wisata Wanurejo merupakan jalan provinsi. Kemudian, untuk akses menuju ke tempat wisata di Desa Wisata Wanurejo masih banyak akses jalan masuk yang rusak dan belum diperbaiki.Berdasarkan peta persebaran pariwisata di Desa Wisata Wanurejo, terdapat kurang lebih 45 tempat wisata yang tersebar di Desa Wisata Wanurejo, tetapi yang dicantumkan di dalam peta Desa Wisata Wanurejo hanya terdapat 26 titik pusat wisata dikarenakan yang bisa diakses menuju tempat wisata tersebut hanya ada 26 titik tempat wisata

Potensi pariwisata alam yang ditawarkan di Desa Wisata Wanurejo adalah suasana asri pedesaan yang masih sangat khas. Para pengunjung wisatawan dapat menikmati suasana alam pedesaan tersebut dengan dua pilihan yaitu:

  • Wisata Andong Desa Wisata Wanurejo
    Berikut ini merupakan wisata keliling Desa Wisata dengan menggunakan fasilitas dan jasa yang ditawarkan yaitu dengan menggunakan andong. Jasa fasilisitas andong ini dijalankan oleh masyarakat Desa Wisata Wanurejo, dan setiap pelaku jasa tersebut memilikinya sendiri.
  • Wisata Onthel Desa Wisata Wanurejo
    Berikut ini merupakan wisata keliling Desa Wisata dengan menggunakan fasilitas dan jasa yang ditawarkan yaitu dengan menggunakan sepeda ontel. Jasa fasilitas sepeda onthel ini disediakan oleh pemilik sepeda onthel tersebut, yaitu masyarakat di Dusun Brojonala
  • Kriya (Produk Kerajinan / Kerajinan Inti Rakyat Desa Wisata Wanurejo)
    Banyak kegiatan yang dilaksanakan oleh Desa Wisata Wanurejo, produkproduk olahan atau kerajinan tersebut diberdayakan di dalam UMKM (Usaha Mikro dan Kecil Menengah) yang dikemas sebagai destinasi kegiatan wisata, antara lain Lidiah Art, Batik Dewi Wanu, Batik Lumbini, Batik Citra Pawon, Rik-rok Pensil Gaul, Pembuatan Gantungan Kunci, Cetak Abu Vulkanik, Cetak Miniatur Candi-candi, Galeri Lukis, dan Ukir Bambu.

Kami selaku konsultan pariwisata mengucapkan terimakasih kepada Instansi terkait atas kepercayaan dan kerjasamanya. Demikian artikel penelitian pariwisata ini disusun, semoga bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam pembangunan pariwisata setempat.

Kata kunci: Konsultan pariwisata, penelitian pariwisata, kajian pariwisata

Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di +62 812-3299-9470

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *