Kampung Cigiringsing merupakan salah satu kampung dari 19 kampung yang ada di Desa Girimekar, yang sebagian masyarakatnya memiliki keterampilan dalam pertanian organik, khususnya pada sayuran organik. Masyarakat yang menekuni pertanian sayuran organik ini terdapat sekitar 10 orangyang didominasi oleh perempuan.Sayuran organik yang dihasilkan berupa sayuran kangkung, pakcoy, cabe hijau, genjer dan kacang panjang. Sayuran organik ditanam di atas lahan tanah yang luasnya sekitar 2.000 m2, dengan proses tanam untuk masing-masing sayuran berkisar antara tiga bulan sampai lima bulan.Proses tanamsayuran organik sepenuhnya terbebas dari penggunaan pestisida, artinya terhindar dari penggunaan bahan-bahan kimiawi. Kebutuhan pupuk bagi tanaman ini dihasilkan dari pupuk buatan yang dihasilkan dari kotoran ternak serta pupuk yang berasal dari tumbuhan yang dikomposkan.
Tanaman organik tumbuh dengan baik dalam lingkungan alam yang masih asli, tanpa polusi udara, air maupun polusi tanah. Kampung Cigiringsing tempat tumbuhnya tanaman organikrelatif jauh dari kebisingan kendaraan, sehingga udara yang tersedia terhindar dari polusi asap dan Carbon Monoksida. Hal lain adalah air yang mengalir yang digunakan untuk menyiram tanaman sayuran organik terbebas dari limbah pabrik dan limbah rumah rangga, sehingga menghasilkan tanahnyadapat memberikan kesuburan yang maksimal. Keaslian lingkungan alam yang terbebas dari polusi udara, air dan tanah relatif susah ditemukan di Kota Bandung, sehingga hal ini menjadi daya tarik bagi wisatawan. segala sesuatu yang menjadi daya tarik bagi wisatawan sehingga berkeinginan untuk berkunjung ke destinasi tersebut disebut daya tarik wisata.
Kampung Cigiringsing tumbuh dan berkembang mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakatnyayang hidup dengan pola kehidupan masyarakat urban, seperti hidup individual.Namun pergeseran pola hubungan sosial masyarakat tersebut, relatif dapat diminimalisir melalui kegiatan masyarakat pada bidang pertanian sayuran organik. Pola hubungan sosial yang tumbuh adalah baik pada petani organik maupun padamasyarakat yang menjadi konsumen sayuran organik. Nilai-nilai sosial yang tetap bertahan adalah pada pola hubungan sosial yang masih menjaga nilai kebersamaan, nilai kepedulian, nilai empatidannilai menghormati serta menghargai orang lain.
Nilai kebersamaan terlihat dari adanya kerjasama diantara para petani saat menanam dan memanen sayuran; nilai kepedulian terlihat dari tumbuhnya keinginan ketua tani dalam memberikan dana hasil penjualan sayuran untuk digunakan petani yang lain yang membutuhkan; nilai empati terlihat dari tumbuhnya keinginan para petani untuk membantu anggota petani yang lain yang tengah mengalami musibah; dan nilai hormat menghormati dan menghargai orang lain, ditunjukkan baik melalui penghargaan masyarakat yang mengkonsumsi tanaman organik yang sangat memahami tingginya tingkat harga yang diberlakukan dan juga penghargaan dari para anggota petani kepada para petani yang lain saat membutuhkan bantuan material.
Nilai sosial ini menjadi salah satu yang menarik dan menjadi daya tarik baik bagi anggota masyarakat sekitar maupun bagi wisatawan yang datang ke lahan pertanian sayuran organik. Kondisi nilai sosial yang tumbuh dan berkembang yang menjadi daya tarik wisata, sehingga layak dikunjungi masyarakat sesuai dengan penjelasan yang disampaikan oleh Syarifuddin (2020)bahwa daya tarik wisatayang dibangun oleh aspek keunikan, kemudahan, keanekaragaman kekayaan alam budaya, nilai sosial dan hasil buatan manusia serta nilai yang menjadi keinginan wisatawan untuk datang ke suatu destinasi dengan harapan mendapat kesenangan,kenyamanan, keindahan, dan kebersihan merupakan faktor utama yang menjadi pendorong kehadiran wisatawan ke suatu destinasi.
Kami selaku konsultan pariwisata mengucapkan terimakasih kepada Instansi terkait atas kepercayaan dan kerjasamanya. Demikian artikel penelitian pariwisata ini disusun, semoga bermanfaat bagi pihak-pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam pembangunan pariwisata setempat.
Kata kunci: Konsultan pariwisata, penelitian pariwisata, kajian pariwisata
Untuk informasi mengenai penelitian pariwisata, berupa kajian atau pendampingan lebih lanjut dapat menghubungi Admin kami di +62 812-3299-9470

No responses yet